Kamis, 07 Juli 2022
08 Dzul Hijjah 1443

Danone Indonesia dan Asosiasi Jemput Bola Vaksinasi Pemulung dan Pengepul

Sabtu, 30 Okt 2021 - 21:39 WIB
Danone Indonesia dan Asosiasi Jemput Bola Vaksinasi Pemulung dan Pengepul  - inilah.com

Pemerintah sangat berharap peran aktif swasta dalam mensukseskan program vaksinasi COVID-19. Agar pandemi mematikan ini bisa segera sirna dari Indonesia.

Bekerja sama dengan Pemkot Bekasi dan Asosiasi Pemulung dan Pengepul Indonesia (APPI), Danone Indonesia menggelar vaksinasi gratis untuk pemulung dan pengepul barang pada 27 Oktober 2021. Acaranya bertempat di TPA Sumur Batu, Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Danone Indonesia yang peduli terhadap kesehatan pemulung dan pengepul yang menjadi tulang punggung terciptanya ekonomi sirkular dalam menanggulangi sampah.

Sentra vaksinasi ini tersedia bagi 300 orang pemulung, pengepul, dan masyarakat umum dengan kategori usia remaja hingga lansia yakni 12-70 tahun yang bertempat tinggal di sekitar TPA Sumur Batu dan sekitarnya. Vaksin yang diberikan adalah vaksin Sinovac dan Pfizer.

“Guna meningkatkan capaian vaksinasi bagi semua lapisan masyarakat, penyelenggaraan vaksinasi tidak terbatas hanya di pusat kota saja. Radius sebaran sentra vaksinasi perlu diperluas hingga ke daerah minor sebagai bentuk pemerataan fasilitas kesehatan,” Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana.

Baca juga
Pemkab Bekasi Bakal Door to Door untuk Vaksinasi

Dia mengatakan, banyak warga di Kecamatan Sumur Batu, merupakan kelompok rentan, seperti pemulung dan pengepul yang memiliki interaksi tinggi dalam pengumpulan sampah dari rumah ke rumah.

Hal tersebut membuat kelompok rentan itu, berpotensi tinggi terpapar COVID-19. Sehingga langkah swasta seperti Danone Indonesia yang mendukung program ini, layak diapresiasi. “Jadi tidak hanya di pusat kota saja, tetapi jemput bola dengan membuka sentra vaksinasi di TPA Sumur Batu,” ujar Yayan.

Berdasarkan data Kemenkes hingga 26 Oktober 2021, warga Kota Bekasi yang sudah menerima vaksin dosis pertama, mencapai 72% atau 1,45 juta orang. Targetnya 2 juta.

Sedangkan warga yang sudah lengkap dalam menerima suntikan vaksin atau sudah dua dosis mencapai 55% atau 1,12 juta orang dari target provinsi yaitu 2 juta penduduk. Hal tersebut selaras dengan bed occupancy rate (BOR) Kota Bekasi yang mencapai 1.319 atau hanya sebesar 1,37% se-Provinsi Jawa Barat.

Baca juga
Ada Siswa Terpapar Covid-19, Sekolah Wajib Tutup 3 Hari

Direktur Sustainable Development Danone Indonesia, Karyanto Wibowo mengatakan, program ini merupakan yang kesekian kalinya, Danone Indonesia jemput bola dengan membuka sentra vaksin bagi kelompok rentan.

Terakhir pada September 2021, Danone telah mengadakan acara serupa di TPA Rawa Kucing Tangerang. “Kali ini kami bekerja sama dengan Pemkot Bekasi dan APPI secepatnya ingin merealisasikan herd immunity kepada semua lapisan masyarakat terutama bagi kelompok rentan seperti pemulung dan pengepul yang berada di TPA Sumur Batu,” kata dia.

“Pemulung dan pengepul merupakan komunitas penting bagi Danone Indonesia dan juga industri daur ulang untuk menjalankan ekonomi sirkular yang berkesinambungan. Pemulung dan pengepul memiliki peran sentral yang patut diperhatikan, oleh karena itu menyediakan akses untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 bagi mereka adalah hal yang sangat penting. Keterbatasan yang mereka hadapi harus kita bantu dengan memfasilitasi dan edukasi mengenai pemulihan ini,” imbuhnya.

Ketua Umum Asosiasi Pemulung dan Pengepul Indonesia, Bagong Suyoto mengutarakan, kelompok rentan masih banyak yang merasa kesulitan mendapatkan vaksin karena minimnya akses kesehatan yang baik bagi mereka.

Baca juga
Pemberian Vaksin Anak 6-11 Tahun Tunggu 70 Persen Capaian Nasional

“Kegiatan ini sangat membantu pemerataan vaksinasi bagi masyarakat kurang mampu. Pemulung dan pengepul memiliki keterbatasan informasi maupun mobilisasi untuk mendapatkan vaksin sesuai anjuran pemerintah,” ungkapnya.

Tinggalkan Komentar

×