Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Dari Pelariannya di Singapura, Presiden Sri Lanka Nyatakan Mundur

Jumat, 15 Jul 2022 - 10:10 WIB
Presiden Mundur
(ist)

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa pada Kamis (14/7/2022) menyampaikan pengunduran diri melalui surat elektronik, kata juru bicara ketua parlemen.

Surat itu ia kirimkan beberapa jam setelah kabur ke Singapura ketika Sri Lanka digempur protes massal atas krisis ekonomi.

Rajapaksa menyampaikan pengunduran diri melalui surat elektronik dan pernyataannya itu akan menjadi resmi pada Jumat (15/7/2022), yaitu setelah surat tersebut diperiksa kebenarannya secara hukum, kata juru bicara tersebut.

Pengumuman itu disambut gembira oleh masyarakat di Kolombo.

Di ibu kota Sri Lanka itu, massa pengunjuk rasa berkerumun di luar kantor kepresidenan. Mereka membangkang aturan jam malam yang diberlakukan di kota tersebut. Orang-orang yang berkerumun menyalakan kembang api, meneriakkan berbagai slogan, serta menari gembira di lokasi protes Gota Go Gama.

Baca juga
Presiden Jokowi Seharusnya Larang Kepala Desa Dukung 3 Periode

Penyebutan lokasi itu diambil sebagai olok-olok terhadap nama Gotabaya Rajapaksa.

“Seluruh negeri hari ini akan merayakan,” kata seorang aktivis, Damitha Abeyrathne. “Ini adalah kemenangan besar.”

“Kami tidak pernah mengira akan membebaskan negara ini dari mereka,” katanya, menambahkan. Ia mengacu pada keluarga Rajapaksa yang mendominasi politik di negara Asia Selatan itu selama dua dasawarsa.

Rajapaksa pada awalnya kabur ke Maladewa pada Rabu (13/7/2022) dan kemudian ke Singapura pada Kamis dengan menggunakan pesawat Arab Saudi, menurut orang yang mengetahui perjalanan tersebut.

Pemerintah Maladewa pada Kamis membenarkan bahwa negara itu sudah memberikan izin diplomatik bagi sebuah pesawat Angkatan Udara Sri Lanka, yang membawa Presiden Gotabaya Rajapaksa beserta istrinya, untuk transit.

Baca juga
Medvedev Mundur, Djokovic Melenggang ke Final Astana

Seorang penumpang di pesawat tersebut, yang menolak namanya disebutkan, mengatakan kepada Reuters bahwa Rajapaksa ditemui oleh sekelompok penjaga keamanan.

Presiden Sri Lanka itu kemudian terlihat meninggalkan kawasan VIP bandara tersebut dengan iring-iringan kendaraan berwarna hitam.

Staf pada penerbangan tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa sang presiden, yang mengenakan pakaian hitam, terbang di kelas bisnis bersama istri dan dua pengawal. Rajapaksa digambarkan staf tersebut sebagai sosok yang ‘tenang’ dan ‘ramah’.

Kementerian luar negeri Singapura mengatakan Rajapaksa telah masuk ke Singapura dalam kapasitas pribadi, dan bahwa ia tidak meminta ataupun diberi suaka.

Keputusan Rajapaksa pada Rabu untuk menjadikan sekutunya, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe, sebagai presiden sementara telah memicu lebih banyak aksi protes.

Baca juga
Krisis Memburuk, Klan Penguasa Sri Lanka Berjuang Pertahankan Hidup

Para pemrotes menyerbu gedung parlemen serta kediaman perdana menteri untuk menuntut Wickremesinghe mundur.

 

Tinggalkan Komentar