Darul Arqam Apresiasi Kepedulian Alumni untuk Naufan

Darul Arqam Apresiasi Kepedulian Alumni untuk Naufan - inilah.com
Naufan Fadhil menderita Osteosarkoma (Sumber: inilah.com/Rezky)

Naufan Fadhil, santri kelas 11 Madrasah Aliyah Putra Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut, Jawa Barat kini tidak perlu pusing lagi dengan biaya pengobatan untuk penyembuhan sakitnya. Pasalnya, penggalangan dana yang dicetus oleh CEO Inilah.com, Fahd Pahdepie sudah tercapai.

Penggalangan dana dilakukan bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti kitabisa.com, Komunitas Auto Sultan, Lazismu dan Ikatan Alumni Darul Arqam (Ikadam). Hasilnya, sebesar Rp140 juta terkumpul dan sudah diberikan secara simbolis kepada Naufan beserta keluarga.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arqam KH Ayi Mukhtar mengaku sangat terharu atas apa yang dilakukan sejumlah pihak terhadap santrinya tersebut. Terlebih lagi dengan kepedulian para alumni Ponpes Darul Arqam terhadap Naufan yang memang membutuhkan biaya untuk mengobati penyakitnya, yakni Osteosarkoma atau kanker tulang.

Baca juga  Lazismu Siap Diberi Amanah-Sampaikan Amanah

“Mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas kepedulian teman-teman seangkatan ataupun kakak kelasnya yang sama-sama pernah menuntut ilmu di Pondok Pesantren Darul Arqam. Mudah-mudahan itu wujud perhatian sesama Muslim,” ujarnya.

Dirinya mengaku telah melihat track record naufan saat masih aktif di pondok bersama teman-temannya. Naufan adalah anak yang soleh, rajin dan cerdas dalam setiap organisasi di sekolah, bahkan ia juga salah satu aktivis.

“Malah kalau tidak sakit dicalonkan sebagai kandidat Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ranting Pondok Pesantren Darul Arqam,” jelasnya.

Namun sayang harapan Naufan tidak terwujud lantaran penyakit yang diderita selama kurang lebih tujuh bulan itu hingga kini tak kunjung sembuh. Sehingga Naufan harus melepas keinginannya untuk menjadi Ketua IPM.

Baca juga  Ditipu Mandor, Kuli Bangunan ini Jalan Kaki 115 Hari dari Aceh Sampai Cianjur

Kecerdasan Naufan juga diakui oleh Kepala Madrasah Aliyah Putra Darul Arqam, Ridwan Soleh. Salah satu hal yang diingat adalah ketika Naufan memiliki ide untuk mengadakan kegiatan bakti sosial di daerah sekitar pondok.

“Itu satu ide gagasan memahami tentang kesusahan masyarakat pada waktu pandemi. Jiwa sosialnya nampak. Dan dari segi akademik, Naufan selalu masuk 3 besar,” tuturnya.

Diketahui, Naufan adalah seorang santri dari Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah Garut yang kesulitan berjalan karena menderita penyakit langka yakni Osteosarkoma atau kanker tulang. Selama tujuh bulan ini paha kaki kanannya terus mengalami pembengkakan, bahkan untuk berjalan harus dibantu dengan tongkat.

Baca juga  Setengah Tubuh Hangus Terbakar, Tukang Las Masih Semangat Berangkatkan Orang Tua Naik Haji

Tinggalkan Komentar