Datangi KPK, Mensos Risma Belajar Cara Cegah Korupsi Bansos

Whatsapp Image 2021 11 16 At 11.47.32 - inilah.com
Mensos Tri Rismaharini mendatangi KPK

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (16/11/2021).

Risma mengajak Kemensos mengikuti program penguatan antikorupsi untuk penyelenggara negara berintegritas (Paku Integritas).

“Kami sudah mencoba melakukan berbagai upaya (pencegahan korupsi) termasuk juga dengan seluruh teman-teman di Kementerian Sosial. Memang agak berat karena ada beberapa yang menurut saya memang harus dibenahi dari dasarnya,” kata Risma di Gedung Merah Putih KPK Jakarta.

Dia menyebut saat ini pihaknya terus menyusun sistem yang bisa menutup celah antikorupsi dengan baik. Namun, pembuatan sistem itu tidak mudah untuk langsung jadi sempurna.”Jadi Insyallah belum sempurna Betul, tapi insyallah kita sudah menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya, belum sempurna saya katakan belum sempurna karena masih memang saya harus juga ada beberapa yang nanti training mungkin juga saya akan minta bantuan dengan KPK,” ujar Risma.

Baca juga  Menguak Para Jenderal, Pejabat dan Keluarga Presiden Jokowi di Gurita Bisnis LBP

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebut sistem antikorupsi terbaik adalah penguatan integritas. Menurutnya korupsi bakal terus ada jika pejabat di Kementerian Sosial kurang integritas.

“Yang penting sebenarnya adalah integritas itu bicara tentang komitmen, kalau komitmennya mengabdi kepada rakyat, menyelesaikan tanggung jawab yang dibebankan oleh negara kepada kita,” tutur Ghufron.

Risma diminta meyakinkan bawahannya untuk terus bekerja sesuai koridor. Risma juga diminta membuat bawahannya menyadari pekerjaannya untuk membantu menyelesaikan masalah sosial rakyat.

“Khususnya yang Kemensos adalah menyelesaikan masalah-masalah sosial, Maka komitmen itu kemudian akan terimplementasi dalam perbaikan perbaikan,” tutur Ghufron.

“Mudah-mudahan Kementerian Sosial semakin hari semakin bagus lagi, mudah-mudahan Kemudian tidak ada masalah lagi di Kementerian Sosial untuk waktu-waktu yang akan datang,” sambung Ghufron.

Baca juga  KPK Apresiasi Vonis Uang Pengganti Rp14,59 Miliar Eks Mensos Juliari

Tinggalkan Komentar