Kamis, 02 Februari 2023
11 Rajab 1444

Debat Kandidat, Warnai Rasionalitas Politik Masyarakat

Selasa, 15 Nov 2022 - 21:44 WIB
berpolitiklah dengan kepala dingin
Debat Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf vs Prabowo-Sandi. Sesuatu yang mustahil pun terjadi. Keduanya kini bersama berada dalam Kabinet Indonesia Maju. (Foto: Antara)

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora, Fahri Hamzah meminta Anies Rasyid Baswedan untuk menantang debat para kandidat capres lain agar mewarnai diskursus (rasionalitas) politik jelang Pilpres 2024.

“Harusnya Anies Baswedan itu, nantang kandidat yang lain, supaya dibuka. PDIP siapa calonnya? Partai-partai lain siapa calonnya? Ajukan sekarang lalu berdebat sampai pilpres,” kata Fahri dalam diskusi bertajuk ‘Siapa Presiden dan Wapres Indonesia 2024?’ yang digelar Inilah.com di Petra Restaurant, Jakarta, Selasa (15/11/2022).

Menurutnya, debat kandidat harus diatur dalam aturan pemilu, demi menyajikan kandidat yang memiliki kemampuan dan kualitas kepemimpinan kepada masyarakat. Dia pun mengimbau Anies dan partai NasDem, untuk segera menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkenaan gelaran debat antar kandidat tersebut.

Baca juga
18 Parpol Berebut Kursi Parlemen, Siapa yang Terpental?

Tujuannya, agar KPU ikut memfasilitasi dan membuka ruang pada tahapan pemilu, demi tersedianya ruang untuk uji publik berupa debat kandidat. Karenanya, Fahri menegaskan, dibutuhkan regulasi agar bisa mengakomodir kepentingan debat antar kandidat ini.

“Jadi aturannya itu perlu dibikin lebih jelas, menurut saya, ya, kalau mau NasDem dan Anies Baswedan menuntut kejelasan jadwal dari sekarang. Harusnya kan mereka sudah punya fraksi, katanya koalisi ada tiga partai, suruh bikin jelas dulu aturannya,” jelasnya.

Terlepas dari itu, Fahri berharap para kandidat fokus untuk merebut tiket capres di level partai politik, baru kemudian fokus mengejar target menjadi peserta pilpres secara resmi versi KPU. Yang nantinya, sambung Fahri, dilanjutkan dengan debat kandidat yang digelar di universitas, media, dan tempat lainnya. “Supaya pertarungan fokus ngerebut tiket dulu. Itu yang dilakukan. Jadi jelaslah pemilu itu nanti,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar