Minggu, 26 Juni 2022
26 Dzul Qa'dah 1443

Delegasi G20 Dukung 4 Agenda Prioritas Indonesia di Bidang Pendidikan

Jumat, 20 Mei 2022 - 15:30 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Juru bicara pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia, Maudy Ayunda. (Foto Kominfo) - inilah.com
Juru bicara pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia, Maudy Ayunda. (Foto Kominfo)

Negara anggota delegasi G20 mendukung empat agenda prioritas Indonesia bidang pendidikan saat forum Education Working Group (EdWG).

“Disadari atau tidak setelah satu tahun pandemi, para siswa mengalami penurunan kemampuan belajar dan pengetahuan. Baik secara spesifik, atau umum,” kata juru bicara pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia, Maudy Ayunda, dikutip dari siaran pers, Jumat.

Empat agenda prioritas yang diusung Presidensi G20 Indonesia adalah pendidikan berkualitas untuk semua, teknologi digital dalam pendidikan, solidaritas dan kemitraan, dan masa depan dunia kerja pascapandemi COVID-19 sebagai solusi bersama untuk bangkit dari pandemi.

Secara garis besar ada tiga isu yang dibicarakan dalam Kelompok Kerja Pendidikan tersebut. Pertama, pendidikan berkualitas untuk semua melalui upaya penanganan “learning loss”.

Baca juga
Oleh-oleh KTT G20, Presiden Jokowi Bawa Pulang Investasi Inggris Rp130 Triliun

Riset Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sebelum pandemi menunjukkan kemajuan belajar selama setahun untuk kelas 1 SD adalah 129 poin untuk literasi dan 78 poin untuk numerasi.

Setelah pandemi, siswa mengalami kehilangan kemampuan, learning loss, setara dengan enam bulan belajar untuk literasi dan lima bulan untuk numerasi.

“Jika tidak segera diatasi, learning loss akan berpengaruh pada keseluruhan kualitas pendidikan Indonesia,” kata Maudy.

Bahasan kedua dalam forum tersebut adalah teknologi digital dalam pendidikan. Teknologi tidak bisa mengganti peran guru, oleh karena itu program digitalisasi sekolah perlu diimbangi dengan peningkatan kompetensi guru terutama dalam bidang penguasaan teknologi informasi dan komunikasi.

Baca juga
Kementerian PUPR Renovasi Taman Mini Indonesia Indah Jelang KTT G20

Guru yang kompeten dalam mengoperasikan teknologi pendidikan akan mampu mempercepat terciptanya sumber daya manusia yang unggul.

Indonesia melalui Kemendikbudristek menciptakan platform Merdeka Belajar agar guru bisa menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan memberikan kesempatan bagi guru untuk berkolaborasi.

“Ini diharapkan meningkatkan kapasitas dan keterampilan para guru,” kata Maudy.

Ketiga, Presidensi G20 Indonesia menekankan pentingnya memperbarui komitmen dunia dalam bidang pendidikan melalui Konferensi Transformasi Pendidikan (TES) PBB.

EdWG diharapkan bisa memberikan manfaat baik bagi Indonesia maupun dunia melalui keempat isu priorita

Tinggalkan Komentar