Kamis, 26 Mei 2022
25 Syawal 1443

Demi Jaga Alam, Pilih Hampers Ramah Lingkungan

hampers
Tangkapan layar instagram BodyshopIndonesia

Memberikan hampers atau bingkisan menjadi sebuah tradisi yang kerap dilakukan banyak orang selama bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri.

Tidak jarang, elemen hampers banyak menjadi sampah yang menumpuk. Hal ini menjadi masalah yang jika dibiarkan akan menambahkan sampah yang menggunung. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut The Body Shop Indonesia menghadirkan kampanye bertajuk Share More Kindness with The Body Shop® Green Ramadan.

Kampanye tersebut mengajak masyarakat untuk menyebarkan pesan agar berbagi kebaikan dengan orang tercinta, sesama dan juga semesta.

“Dengan semakin membaiknya kondisi pandemi saat ini, maka kesempatan mudik dan bertemu langsung dengan keluarga tercinta bisa terwujud. Selain kehadiran, buah tangan menjadi hal penting yang ditunggu-tunggu. Hantaran selalu menyertai kehadiran kita di momen besar kumpul dengan keluarga di hari raya,” papar CEO The Body Shop Indonesia Aryo Widiwardhono saat temu media virtual di Jakarta, Jumat, (8/4/2022).

Baca juga
Baru Lahiran Baby R, Keluarga Raffi Ahmad jadi Trending di Twitter

Berdasarkan hasil survei konsumen global yang dirilis oleh Roland Berger and Potloc berturut-turut pada tahun 2020 dan 2021, konsumen menginginkan produk yang memberikan value for money dan juga kualitas serta durabilitas yang lebih.

Selain itu produk serta kemasan yang lebih sustainable dan ramah lingkungan juga menjadi top of mind mereka.

Oleh karena itu The Body Shop® sebagai salah satu brand kecantikan terkemuka di Indonesia selalu memperhatikan kualitas produk-produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Inisiatif dalam menjaga keberlanjutan terhadap lingkungan juga terus didorong, baik dari langkah-langkah yang dilakukan dalam mengurangi limbah dan polusi sampah plastik sekali pakai, hingga ajakan kepada konsumen dan masyarakat luas untuk selalu peduli dengan kelestarian lingkungan.

Baca juga
Jokowi-Ma'ruf Amin Halalbihalal lewat Video Call

Adapun hal yang paling unik dari paket tersebut adalah kartu ucapan yang terbuat dari kertas benih sehingga dapat ditanam.

“Untuk kartu ucapan pun kali ini telah kami sediakan secara khusus. Kartu ucapan ini terdapat bibit tanaman di dalamnya sehingga bisa ditanam. Jadi, tidak ada kemasan yang terbuang menjadi sampah,” paparnya.

Gift dan kartu ucapan yang ramah lingkungan ini dipersembahkan sebagai bagian dari usaha mengurangi sampah plastik sekali pakai, terutama dalam konteks volume sampah plastik yang dihasilkan selama bulan Ramadan yang jumlahnya meningkat setiap tahunnya.

Menurut data yang dirilis oleh Greenpeace di tahun 2019, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat jumlah sampah plastik selama Ramadan rata-rata meningkat 4 persen setiap tahunnya.

Baca juga
KPK Warning Pejabat Tidak Terima Gratifikasi Idul Fitri

Besarnya volume sampah plastik menjadi beban bagi lingkungan mengingat tingkat daur ulang yang sangat rendah yakni hanya 9 persen secara global. Maka timbunan sampah plastik pun berpotensi terus meningkat.

Berdasarkan tren historis, timbunan sampah plastik kumulatif global diperkirakan akan mencapai lebih dari 25.000 juta metrik ton pada tahun 2050.

Tinggalkan Komentar