Minggu, 02 April 2023
11 Ramadhan 1444

Demi Jaga Soliditas, Jokowi Sepatutnya Rombak Kabinet

Selasa, 31 Jan 2023 - 21:06 WIB
Screenshot 2023 01 29 10 34 07 98 - inilah.com
Tangkapan layar Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kick off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023 di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/1/2023). (Foto: Antara/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle atau perombakan kabinet pada Rabu besok (1/2/2023) atau bertepatan dengan Rabu Pon semakin santer terdengar.

Pengamat sekaligus Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas pun menilai informasi tersebut bukan sekadar kabar burung belaka. Terlebih, Jokowi sudah sepatutnya melakukan perombakan demi menjaga soliditas Kabinet Indonesia Maju.

“Melakukan reshuffle terhadap para menterinya merupakan kebutuhan Presiden Joko Widodo untuk saat ini untuk tetap menjaga kesolidan dalam kabinetnya dan juga partai koalisi pendukung pemerintahannya,” kata Fernando saat dihubungi Inilah.com, Selasa (31/1/2023).

Menurut Fernando, hal itu memang menjadi salah satu kebutuhan Jokowi. Hal ini terutama terkait jelang masa purna tugasnya sebagai Kepala Negara pada Oktober 2024 mendatang.

Baca juga
ProGP: Ganjar Adalah Jawaban bagi Keresahan dan Problematika Desa

Meski begitu, Fernando meyakini copot pasang figur menteri tak akan menyisir banyak sektor.

Reshuffle kabinet saat ini tidak terlalu banyak dilakukan perombakan karena waktu yang tersisa hanya tinggal sekitar 21 bulan lagi. Jokowi tidak ingin kinerja kabinetnya akan terganggu apabila banyak dilakukan perombakan terhadap menterinya,” ujar Fernando menambahkan.

Figur Tepat

Lebih jauh, Fernando berharap mantan Gubernur DKI Jakarta itu mampu mengusung sejumlah figur-figur yang tepat demi mengisi kursi menteri yang terkena perombakan kabinet. Menurut dia, reshuffle bisa saja menyasar tiga menteri asal Partai NasDem. Mereka yaitu Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian), Johnny G Plate (Menteri Komunikasi dan Informatika), dan Siti Nurbaya Bakar (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehuatan)

Baca juga
AHY Cawapres Harga Mati, Demokrat Setengah Hati Dukung Koalisi

“Saya berharap Jokowi mengangkat orang yang memiliki kapasitas untuk mengisi posisi menteri yang sebelumnya diisi oleh kader Partai NasDem. Sebaiknya para menteri yang akan mengisi kursi Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Pertanian, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dari kalangan profesional, bukan dari kader partai politik,” harap Fernando.

Ia menyebut, ada sejumlah tokoh yang dinilai bakal menjadi pertimbangan Jokowi untuk masuk dalam jajaran kabinetnya. Salah satunya, Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa yang belum lama habis masa jabatan sebagai Panglima TNI.

“Andika Perkasa berpeluang menggantikan menjadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Termasuk Moeldoko yang akan menggantikan Syarul Yasin Limpo menempati posisi sebagai Menteri Pertanian,” tutup dia.

Baca juga
'Perang Elit' Biasa Tak Perlu Dibawa Perasaan, Waspadai Polarisasi

“Mantan Sekjen Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti berpeluang besar mengisi posisi Menteri Komunikasi dan Informatika,” ujar Fernando menambahkan.

 

Tinggalkan Komentar