Minggu, 27 November 2022
03 Jumadil Awwal 1444

Demokrat Galang Kekuatan Perempuan Hadapi Pemilu 2024

Jumat, 16 Sep 2022 - 11:09 WIB
Img 20220915 195020 - inilah.com
Istri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan saat saat peresmian Srikandi di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis malam (15/9/2022). (Foto: Inilah.com/Diana Rizky).

Partai Demokrat (PD) menggalang kekuatan perempuan guna menghadapi Pemilu 2024. Langkah ini mengemuka dari peresmian Solidaritas Kaum Perempuan Demokrat Indonesia (Srikandi).

“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim atas nama pimpinan dan segenap keluarga besar Partai Demokrat, dengan bangga saya meresmikan Srikandi Demokrat untuk Indonesia,” kata Ketua Srikandi Demokrat Annisa Pohan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis malam (15/9/2022).

Annisa menjelaskan Srikandi Demokrat terdiri dari kaum perempuan di Partai Demokrat, antara lain yang menjadi anggota legislatif pusat maupun daerah. Selain itu relawan maupun simpatisan Partai Demokrat.

“Termasuk para pengurus Partai Demokrat di berbagai tingkat dari DPP hingga DPC. Para anggota organisasi sayap, Majelis Taklim Ani Yudhoyono, dan semua perempuan yang memiliki KTA (Kartu Tanda Anggota Partai Demokrat),” jelas Annisa.

Baca juga
Demokrat Sibuk Bangun Komunikasi Cari Rekan Koalisi

Menurut Annisa, Srikandi Demokrat dapat menjadi wadah bagi perempuan Partai Demokrat untuk saling mengenal, bersinergi, dan berkolaborasi dalam mewujudkan cita-cita partai. Melalui logo panah, Annisa, hal itu melambangkan harapan.

“Srikandi adalah tokoh yang bersenjatakan panah. Kami tuangkan dalam logo yang lebih modern. Dengan harapan panah itu bisa melesat tinggi tajam sehingga partai Demokrat pun juga akan melesat lebih sukses lagi,” sambungnya.

Ia juga menekankan, Srikandi Demokrat tidak memiliki hak suara dan ketua umum Srikandi Demokrat tidak dipilih berdasarkan kongres.

“Srikandi demokrat bukan organisasi sayap sehingga tidak akan memiliki hak suara dan ketua umum Srikandi demokrat tidak dipilih dengan kongres sehingga sifatnya ex officio. Artinya istri ketua umum Partai Demokrat otomatis mengemban tanggung jawab menjadi ketua umum Srikandi Demokrat,” tegas Annisa.

Tinggalkan Komentar