Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Demokrat Klaim Fleksibel, PKS dan NasDem Dorong Khofifah Jadi Cawapres

Senin, 23 Jan 2023 - 18:22 WIB
Khofifah Indar Prawansa - inilah.com
Partai NasDem mendukung langkah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mendorong Khofifah Indar Parawansa menjadi kandidat calon wakil presiden (cawapres) yang bakal diusung oleh Koalisi Perubahan. (Foto: Antara)

Partai NasDem mendukung langkah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mendorong Khofifah Indar Parawansa menjadi kandidat calon wakil presiden (cawapres) yang bakal diusung oleh Koalisi Perubahan.

Wacana mendorong Khofifah ini digaungkan oleh Juru bicara (Jubir) PKS Ahmad Mabruri sebagai bentuk respons atas pernyataan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng yang menyebut partainya bakal fleksibel terkait sosok pendamping Anies Baswedan sebagai cawapres.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai NasDem, Hermawi Taslim menyambut positif . Menurutnya, adanya sosok calon kandidat cawapres dari eksternal koalisi bisa menambah amunisi menghadapi Pemilu 2024.

“Ya, kita menyambut positif pernyataan pak Andi, dan juga pernyataan Jubir PKS yg memberi sinyal bisa menerima tokoh dari luar partai (disebut Khofifah),” jelas Hermawi kepada inilah.com saat dihubungi di Jakarta, Senin (23/1/2023).

Baca juga
Tiga Ketum KIB Kumpul di Surabaya, Sampaikan Visi dan Misi Hadapi Pemilu 2024

“Ini jelas menambah spirit tim kecil yang sedang intensif melakukan berbagai pembahasan menyangkut koalisi. Kami tetap optimis, koalisi akan dapat dideklarasikan dalam bulan depan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengklaim bahwa partainya tak pernah memaksakan harus AHY sebagai cawapres pendamping Anies.

”Enggak, tapi jangan memaksakan bilang jangan ‘ini’, kita semua dalam bertiga (PKS, Demokrat, dan NasDem) ini setara,” kata Andi dalam keterangannya dikutip Senin (23/1/2023).

Jubir PKS Ahmad Mabruri beberapa waktu lalu juga setuju dengan pasangan Anies-Khofifah jika diduetkan pada Pilpres 2024 mendatang. “Cocok kok (Anies-khofifah). Mewakili segmen emak emak, mewakili kaum Nahdiyin, mewakili orang Jawa, mewakili orang terpelajar,” kata Ahmad melansir merdeka.com, dikutip Senin (23/1/2023).

Tinggalkan Komentar