Selasa, 05 Juli 2022
06 Dzul Hijjah 1443

Demokrat Sentil Gerindra, Sebut Elektabilitas Prabowo Melorot

Minggu, 05 Jun 2022 - 10:07 WIB
Hasan - inilah.com
Anggota Majelis Tinggi Demokrat, Syarief Hasan, meyakini Prabowo Subianto bakal mengalami tren penurunan elektabilitas sebagai capres. Foto: Antara

Anggota Majelis Tinggi Demokrat, Syarief Hasan, menilai elektabilitas Ketum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 melorot. Dia meyakini elektabilitas Prabowo bakal turun hari demi hari.

Syarief tidak menyebut bukti data melorotnya elektabilitas. Namun dia mengaku menjadikan data survei yang bermunculan belakangan ini sebagai indikator elektabilitas Prabowo bakal menciut.

“Katakanlah capres yang memiliki survei sekarang, katakanlah Prabowo, saya melihat Prabowo sudah maksimum tidak akan naik bahkan trennya menurun dari hari ke hari,” kata Syarief dalam diskusi Polemik Trijaya, di Jakarta, Sabtu (4/6/2022).

Dia menilai rakyat membutuhkan figur-figur baru yang berkontestasi pada Pilpres 2024. Bukan nama-nama yang telah ikut dalam kontestasi pilpres sebelum-sebelumnya.

Baca juga
Setelah DPD Sulut, Kini Giliran Gerindra Jateng Polisikan Edy Mulyadi

Wakil Ketua MPR itu mengatakan pada Pilpres 2024 mendatang bakal terjadi tren baru bahwa kandidat-kandidat yang bertarung merupakan sosok-sosok muda yang memiliki visi-misi untuk kepentingan rakyat. Walaupun hasil survei menunjukkan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai sosok muda memiliki elektabilitas rendah bukan berarti trennya tidak akan meningkat.

Dalam diskusi tersebut, Syarief juga mengeritisi pernyataan Prabowo soal kriteria capres, yang disampaikan di Kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakpus, belum lama ini. Dia menilai kriteria berpengalaman yang disampaikan Prabowo tidak tepat bahkan menyesatkan.

Syarief mencontohkan, presiden-presiden di Indonesia tidak memiliki pengalaman memerintah pada mulanya. Seperti Soekarno, Soeharto, Gusdur, dan Megawati. “Ibu Megawati juga tidak pernah menjadi menteri, terus berganti menjadi presiden,” jelasnya.

Baca juga
Bertemu AHY, NasDem: Kami Sadar Harus Bergandengan di Pilpres 2024

Dia menegaskan kriteria capres berpengalaman tidaklah mutlak. “Semuanya bergantung pada rakyat. Pemilu kan mandat dari konstitusi, bahwa itu adalah kedaulatan rakyat yang harus kita penuhi,” ungkapnya.

Secara terpisah, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menyatakan, Gerindra solid mendukung Prabowo sebagai capres pada 2024. Gerindra bakal mendeklarasikannya dalam waktu dekat.

“Insya Allah dalam bulan-bulan mendatang, kami akan segera mendeklarasikan Pak Prabowo sebagai calon presiden Republik Indonesia yang diusung Partai Gerindra,” kata Muzani, di Jakarta, Sabtu (4/6/2022)

Tinggalkan Komentar