Minggu, 05 Februari 2023
14 Rajab 1444

Dengar Letusan Senjata, Ajudan Sambo Beberkan Suasana Usai Brigadir J Tewas Ditembak

Rabu, 09 Nov 2022 - 11:46 WIB
1667967036560 - inilah.com
Brigadir Adzan Romer (ketiga dari kiri) saat memperagakan adegan sejumlah ajudan Ferdy Sambo usai pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Kompleks Polri, Deuren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022). (Foto: Inilah.com/Safarian Shah)

Ajudan Ferdy Sambo, Brigadir Adzan Romer membeberkan situasi usai Brigadir J tewas dibunuh di rumah dinas Ferdy Sambo, Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Hal itu digambarkan Adzan Romer bersama para ajudan Ferdy Sambo lainnya dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Maruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022).

Romer mengaku mendengar letusan tembakan ketika berada di luar rumah dinas Ferdy Sambo. Ia perlahan masuk ke dalam rumah. Kemudian, Romer melihat Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ricky Rizal, serta Kuat Ma’ruf berdiri di dekat jenazah Brigadir J.

Baca juga
Kesaksian Berbeda, Jaksa Akan Konfrontir Susi dengan Kuat Ma'ruf

“Ada Kuat di dalam. Richard ada. Ricky juga ada. Mereka berdiri,” kata Romer.

Romer memperagakan posisi Kuat dan Ricky berdiri berdampingan. Sedangkan Bharada E berada di hadapan Kuat dan Ricky.

Romer kemudian bertanya kepada Bharada E tentang apa yang terjadi di ruang tengah rumah dinas Ferdy Sambo tersebut.

“Saya refleks bang. Sambil menunjuk bang Yos (Brigadir J),” ujar Romer menirukan perkataan Richard.

Lalu, Romer mengubah posisi berdirinya di samping Bharada E agar dapat melihat seluruh ajudan Ferdy Sambo dan jenazah. Kemudian, ia kembali bertanya tentang peristiwa yang terjadi.

“Saya berputar posisinya (berdiri). Saya jadi bisa melihat semua orang, dan bertanya ada terjadi apa?” jelasnya.

Baca juga
Senin Pekan Depan Ketua Tim Forensik Umumkan Hasil Autopsi Ulang Jasad Brigadir J

Wajah Tegang

Selanjutnya, Romer mengaku melihat raut wajah para ajudan tegang dan belum berkata banyak terkait peristiwa apa yang terjadi sehingga Brigadir J terkapar bersimbah darah.

Diketahui, para ajudan dan asisten rumah tangga (ART) keluarga Ferdy Sambo kembali hadir menjadi saksi dalam sidang lanjutan terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini.

Mereka bersaksi untuk terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Maruf.

Menurut pengacara Kuat Ma’ruf, Irwan Irawan, 10 saksi yang dijadwalkan hadir hari ini telah memberikan kesaksian pada sidang perkara pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Selasa (8/11/2022).

Baca juga
Pekan Depan, Keluarga Brigadir J Bersaksi dalam Sidang Ferdy Sambo

 

Tinggalkan Komentar