Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Deretan Data Keuangan yang Perlu Dicermati Investor

Pasar Keuangan - inilah.com
Foto: Istockphoto.com

Sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan investasi dan bisnis, para pelaku pasar dan investor di pasar keuangan perlu mengetahui berbagai perkembangan terkini data keuangan.

Perkembagan dimaksud berasal dari bursa saham, nilai tukar mata uang, harga berbagai komoditas, berita-berita dalam dan luar negeri. Sebab, semua itu tentu dapat memengaruhi positif-negatifnya sentimen pasar.

Dikutip dari Bank Mandiri Daily Morning Coffee, Senin (24/1/2022) berikut perkembangan dimaksud:

IHSG: 6.726,37 (+1,50%)

LQ45: 959,76 (+1,74%)

ID Yield 10Y: 6,42% (-1 bps)

Dow Jones: 34.265,37 (-1.30%)

S&P 500: 4.397,94 (-1.89%)

Nasdaq: 13.768,92 (-2.72%)

UST Yield 10Y: 1.77% (-2 bps)

DJIM: 6,778.15 (-0.03%)

EIDO: 23.48 (+1.03%)

EUR/USD: 1.1335 (-0.04%)

Data per 21 Januari 2022 kecuali dinyatakan sebaliknya

Berita-berita dalam Negeri

  1. Pada perdagangan di akhir Jumat kemarin IHSG mencapai rekor penutupan tertinggi dengan ditutup melesat 1,50% ke level 6.726,37. Adapun, rekor tertinggi IHSG sebelumnya berada di level 6.723,39 pada 22 November 2021. Selama sepekan ini, IHSG naik 0,49% dan naik 2,2% sepanjang 2022.
  2. BI mencatat Pada periode 17 – 21 Januari 2022, tercatat dana asing keluar dari pasar keuangan Indonesia sebesar Rp. 140 milyar. Asing terpantau net sell di pasar SBN sebesar Rp 410 M, Namun di pasar ekuitas asing masih net buy sebesar Rp 270 M. Namun secara YTD arus modal asing yang masuk mencapai Rp. 6.12 triliun.
  3. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Minggu (23/1/2022), jumlah wajib pajak yang mengikuti program ini sudah mencapai 6.821 orang. Adapun total Pajak Penghasilan (PPh) yang sudah terkumpul dan masuk ke rekening negara senilai Rp 570,54 miliar. Ini berasal dari nilai harta bersih sebesar Rp 5,24 triliun.
  4. Harga batu bara melesat pada perdagangan akhir pekan lalu, dengan mencatatkan kenaikan harga selama tiga minggu beruntun. Harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) ditutup di US$ 214,95/ton. Melonjak 4,29% dari posisi penutupan hari sebelumnya. Secara mingguan, harga batu bara naik 7,34% point-to-point. Dalam tiga minggu, harga meroket 41,65%.
  5. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Singapura konsisten menjadi investor terbesar Indonesia. Hingga September 2021, nilai investasinya mencapai US$ 7.3 miliar. Angka ini setara 32% dari total penanaman modal asing (PMA).
Baca juga
Dapat Rating Baa2 dari Moody's Pertanda Ekonomi Indonesia Tangguh

Berita-berita Global

  1. Wall Street makin tak berdaya dan menutup pekan yang brutal bagi pasar saham di zona koreksi. Bahkan, indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatat persentase penurunan mingguan terdalam sejak awal pandemi Covid-19. Untuk pekan kemarin, indeks S&P 500 terlihat anjlok 5,7%, Dow melemah 4,6% dan Nasdaq ambles 7,6%
  2. Kepala Dana Moneter Internasional (IMF) mendesak negara-negara dengan utang dolar yang besar agar segera memperpanjang masa jatuh temponya seiring dengan rencana kenaikan suku bunga The Fed. Dilansir Bloomberg IMF mengungkapkan kekhawatiran terbesarnya terhadap negara miskin karena 60% dari mereka tengah kesulitan utang.
  3. The Fed dijadwalkan melakukan pertemuan pada Selasa dan Rabu untuk memutuskan langkah selanjutnya untuk kebijakan moneter Amerika Serikat (AS). Inflasi yang meningkat merupakan perhatian utama bagi bank sentral AS, ketua Jerome Powell akan memberi pengarahan kepada media Rabu sore waktu setempat setelah FOMC merilis pernyataannya.
  4. Pemerintah tergolong rajin menerbitkan obligasi global sepanjang tahun lalu dengan enam kali penerbitan. Jika dijumlahkan, pemerintah telah menerbitkan obligasi global berdenominasi dolar AS senilai US$ 9,5 miliar, lalu denominasi euro senilai € 2 miliar, dan denominasi yen senilai Β₯ 100 miliar.
  5. Harga Bitcoin terperosok hingga 50% dari rekor tertinggi pada November 2021 dan lebih dari US$1 triliun lenyap dari nilai pasar kripto. Dilansir Bloomberg pada Sabtu (22/1/2022), pada Jumat, penurunan aset Bitcoin ini menyebabkan likuidasi hingga US$1,1 miliar pada posisi kripto berjangka. Secara keseluruhan, nilai pasar Bitcoin telah terpangkas lebih dari US$1 triliun.
Baca juga
Aksi Beli Investor Asing Dorong IHSG Lanjutkan Penguatan

Opini Pasar

Mengingat kasus covid di dalam negeri kenaikannya sudah mencapai 2.000 kasus per hari. Diperkirakan IHSG masih akan menguat pada perdagangan Senin (24/1). IHSG memiliki level support di 6.646 hingga 6.567 dan level resistance di 6.765 hingga 6.805

Data Ekonomi yang akan Rilis

24 Jan : Manufacturing PMIΒ  πŸ‡¬πŸ‡§

24 Jan : Manufacturing PMI (Jan) πŸ‡ΊπŸ‡Έ

24 Jan : GDP (YoY) (Q4) πŸ‡°πŸ‡·

25 Jan : CB Consumer Confidence (Jan) πŸ‡ΊπŸ‡Έ

26 Jan : New Home Sales (Dec) πŸ‡ΊπŸ‡Έ

26 Jan : Crude Oil Inventories πŸ‡ΊπŸ‡Έ

26 Jan : FOMC Statement πŸ‡ΊπŸ‡Έ

26 Jan : Fed Interest Rate Decision πŸ‡ΊπŸ‡Έ

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Rabu, 2 Maret 2022

27 Jan : Core Durable Goods Orders (MoM) (Dec) πŸ‡ΊπŸ‡Έ

27 Jan : GDP (QoQ) (Q4) πŸ‡ΊπŸ‡Έ

27 Jan : Initial Jobless Claims πŸ‡ΊπŸ‡Έ

28 Jan : Core PCE Price Index (MoM) (Dec) πŸ‡ΊπŸ‡Έ

28 Jan : Manufacturing PMI (Jan) πŸ‡¨πŸ‡³

Tinggalkan Komentar