Selasa, 04 Oktober 2022
08 Rabi'ul Awwal 1444

Desa Wadas Diserbu, P3S: Belum Jadi Presiden Ganjar Sudah Tinggalkan Rakyat

Rabu, 09 Feb 2022 - 12:16 WIB
Penulis : Willi Nafie
Desa Wadas Diserbu, P3S: Belum Jadi Presiden Ganjar Sudah Tinggalkan Rakyat

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyayangkan sikap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pasalnya politikus PDIP yang disebut-sebut bakal menjadi capres 2024 itu, tidak mampu memperjuangkan hak-hak warga Desa Wadas, Purworejo.  Bahkan ratusan aparat kepolisian bersenjata lengkap melakukan penyerbuan ke wilayah perkampungan di wilayah administrasi Jawa Tengah itu.

“Bayangkan belum jadi Presiden sudah tinggalkan rakyat. Apalagi sudah jadi paling banyak lagi yang ditangkap,” kata Jerry Massie, kepada Inilah.com Rabu (9/2/2022).

Jerry Massie menilai Ganjar tidak layak menjadi Presiden Republik Indonesia mengantikan Presiden Joko Widodo. Pasalnya tak mampu membela hak-hak warganya sendiri.

“Harusnya Ganjar membela hak-hak rakyat. Ganjar enggak pantas jadi presiden. Warganya sendiri aja tidak ia bela apalagi warga lainnya,” ucap Jerry.

Baca juga
Jangan Main-main, Korporasi Melanggar UU PDP Bisa Dibubarkan!

Sebelumnya, insiden penyerbuan aparat kepolisian di Desa Wadas dalam rangka pembebasan dan pengukuran lahan. Yakni peruntukannya untuk penambangan material andesit bagi Bendungan Bener.

Warga menolak lantaran menganggap lahan itu adalah sumber kehidupan. Apabila ada aktivitas tambang bakal berdampak pada mata pencaharian mereka. Warga pun telah lama berjuang mempertahankan tanahnya dari rencana tambang. Hingga akhirnya terjadi bentrok antara polisi dan warga pada hari Selasa (8/2/2022).

Kabarnya Yayak Yatmaka juga ikut tertangkap. Yayak adalah seniman dan aktivis senior yang sudah memiliki nama di kalangan pergerakan Indonesia.

Tinggalkan Komentar