Di Depan Ribuan Mahasiswa Al Azhar di Mesir, Syafruddin Bicara Pentingnya Moderasi Beragama

Waketum DMI Komjen Pol (P) DR H Syafruddin MSi - inilah.com
Waketum DMI Komjen Pol (P) DR H Syafruddin MSi

Waketum DMI Komjen Pol (P) DR H Syafruddin MSi menyampaikan pesan dan nasehat kebangsaan dalam agenda kunjungannya ke Al-Azhar, Minggu (28/11). Dalam seminar tersebut dihadiri oleh ribuan mahasiswa Indonesia yang tinggal studi di Mesir.

Syafruddin bersama Pimpinan Pondok Modern Gontor Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, MA., Pengasuh Pondok Pesantren Termas KH. Luqman Haris Haris Dimyati dan Ustadz Dr. Dasad Latif meminta alumni Al-Azhar, Kairo, Mesir yang berasal dari Indonesia bisa meningkatkan perannya dalam memperkuat falsafah masyarakat agar terus menjaga dan menyebarkan moderasi beragama (manhaj wasathiyah) sebagai pilar untuk mengokohkan bangsa Indonesia.

Baca juga  Foto: Produksi Ikan Asin Nelayan Muara Angke Terkendala Cuaca

Whatsapp Image 2021 11 29 At 5.29.41 Am (2) - inilah.com

“Pertemuan ini dalam rangka pembinaan, sekaligus mengarahkan bagaimana ke depan peran strategis para alumni Al-Azhar dalam menghadapi tantangan masa depan bangsa,” ujar Syafruddin dalam keterangan yang diterima Inilah.com, Senin (29/11).

Mantan Wakapolri ini juga berpesan agar para alumni menjadi cermin sebagai membawa ajaran Islam yang ramah dan rahmatan lilalamin. Tentunya, menurut Syafruddin, pembawa ajaran Islam yang ramah ini tidak hanya untuk Indonesia namun juga dunia.

“Saya bersyukur, melihat dan menyaksikan secara langsung calon ulama dan intelektual muda Indonesia yang sedang studi di Universitas Al-Azhar, mereka berwawasan luas dan berpegang pada wasatiyyah Islam serta nilai-nilai Al-Azhar,” ujar Syafruddin.

Baca juga  Peluang Usaha Kerjasama Indonesia dengan 50 Pengusaha Suez

Seperti diketahui dalam lawatannya ke Mesir kali ini, Mantan Menteri PANRB itu membawa 40 kyai Indonesia untuk melaksanakan sejumlah agenda kegiatan yang penting. Seperti  bertemu dengan Grand Syekh Al Azhar dan Rektor Al Azhar Kairo, Profesor Dr Muhammad Al Mahrosowi, pada Minggu kemarin(28/11).

Dalam agenda lainnya, putra kelahiran Sulawesi Barat itu dan rombongan menemui Mantan Rektor Al-Azhar, yang merupakan Dewan Pembina Yayasan Museum Rasulullah, Prof. Dr. Ibrahim Al Hudhu dan Sekjen Pusat Riset keislaman Al Azhar, Prof. Dr Nadhir Ayyadin. Agenda lainnya, juga dijadwalkan akan menghadiri sidang terbuka S3 Pimpinan Pondok Modern Tazakka, KH. Anang Rikza di Universitas Suez Canal Ismailiyah.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by H. Syafruddin (@haji_syafruddin)

 

Tinggalkan Komentar