Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

Di KTT G20, Biden Rogoh Kocek Rp38,8 Triliun Investasi Emisi Karbon

Senin, 14 Nov 2022 - 16:16 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Presiden AS Joe Biden tiba di Bali, Minggu (13/11/2022) malam. (Foto: BPMI Setpres)
Presiden AS Joe Biden tiba di Bali, Minggu (13/11/2022) malam. (Foto: BPMI Setpres)

Bertepatan dengan kehadirannya di KTT G20 di Bali, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan besaran investasi di Indonesia, termasuk perjanjian US$2,5 miliar atau setara Rp38,82 triliun. Angka ini mengacu pada asumsi kurs Rp15.529 per dolar AS.

Investasi yang dilakukan AS berbentuk kesepakatan antara ExxonMobil dengan Pertamina. Kerja sama akan menilai lebih lanjut pengembangan pusat penangkapan dan penyerapan karbon regional di Indonesia.

Mengutip Reuters, kerja sama ini bakal membuat sektor-sektor di industri utama melakukan dekarbonisasi. Beberapa sektor tersebut antara lain, penyulingan, bahan kimia, semen, dan baja.

Penurunan emisi karbon dalam investasi AS ini juga diklaim bakal memastikan peluang ekonomi bagi para pekerja Indonesia serta membantu cita-cita Indonesia mencapai net-zero emisi pada 2060 atau bahkan lebih cepat.

Baca juga
Wilayah Luar Jawa-Bali Mulai 'Menghijau', Pandemi COVID-19 Dipandang Kian Terkendali

Studi bersama yang dilakukan Pertamina dan ExxonMobil ini dilaporkan telah menemukan potensi kapasitas penyimpanan karbon sebesar 1 miliar ton di ladang minyak dan gas milik Pertamina. Kawasan itu disebut bisa menyimpan emisi Indonesia secara permanen selama 16 tahun ke depan.

Selain itu, AS dan Indonesia juga sepakat untuk meluncurkan program Millennium Challenge Corporation (MCC) senilai US$698 juta atau Rp10,85 triliun untuk membantu mendukung pengembangan infrastruktur transportasi sadar iklim di lima provinsi RI serta tujuan pengembangan lainnya.

Rincian dana dalam kerja sama program MCC tersebut adalah US$649 juta disumbang oleh AS dan US$49 juta sisanya dikucurkan oleh Pemerintah Indonesia.

Baca juga
Relawan Ganjar Dorong Jokowi Jadi Ketum PDIP Berikutnya, Singgung Bukan Partai Kerajaan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kedatangan Presiden AS Joe Biden dalam KTT G20 yang berlangsung di Bali pada 14-16 November 2022. Apresiasi itu diutarakan Jokowi saat menggelar pertemuan bilateral dengan Biden di Nusa Dua Bali pada Senin (14/11) siang.

“Selamat datang di Bali, selamat datang di Indonesia, saya sangat menghargai kehadiran Presiden Biden di KTT G20 di Bali,” kata Jokowi kepada Biden.

Dalam kesempatan itu, Jokowi berharap bahwa hasil KTT G20 di Bali ini dapat menghasilkan kerja sama konkret yang dapat membantu pemulihan ekonomi global pascapandemi covid-19.

“Senang bertemu lagi dengan Anda (good to see you again), saya sangat senang menyambut Anda di Gedung Putih beberapa waktu lalu,” kata Biden merespons Jokowi.

Baca juga
Minyak Dunia Mulai Mahal, Harga BBM Bakal Naik tapi Jangan Pertalite

Biden juga mengutarakan sejumlah harapannya tentang KTT G20 tahun ini yang berlangsung di tengah situasi dunia yang tidak menentu dan mengkhawatirkan.

Presiden AS itu juga mengangkat isu soal kerja sama negara G20 dalam mempercepat pemulihan dan ketahanan ekonomi global pasca pandemi covid-19, salah satunya seperti peluncuran pandemic fund atau dana pandemi.

Tinggalkan Komentar