Kamis, 11 Agustus 2022
13 Muharram 1444

Diamnya Ahok di Gaduh Mogok Kerja Pegawai Pertamina, Ada Apa?

Rabu, 22 Des 2021 - 12:13 WIB
Diamnya Ahok di Gaduh Mogok Kerja Pegawai Pertamina, Ada Apa?

Terkait gaduh karyawan PT Pertamina (Persero) mau mogok kerja 10 hari, Komisaris Utama Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, seharusnya turun untuk mendinginkan suasana.

Adalah Adib Miftahul, Pengamat Kebijakan Publik yang mempertanyakan ke mana Ahok? Sebagai Komut Pertamina, Ahok bersama komisaris lain seharusnya bisa menjadi pendingin suasana di internal Pertamina. Bukan seperti sekarang Ahok mendiamkannya.

Diamnya Ahok dalam masalah internal Pertamina, menurut Adib, justru bisa menimbulkan kecurigaan publik. Pasalnya, komisaris utama merupakan jabatan strategis dalam struktur perusahaan. “Seharusnya sebagai Komisaris Utama, Ahok gerak cepat untuk mencegah gejolak yang lebih besar,” kata Adib dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (21/11/2021).

Baca juga
Jokowi Ingatkan Uang Negara Jangan Dipakai Beli Produk Impor

Menurut Adib, diamnya Ahok bisa dinilai publik memiliki tujuan tertentu. Misalnya, langkah untuk menyingkirkan posisi Direktur Utama Pertamina yang saat ini dijabat Nicke Widyawati.

Karena, jika ada hal yang membuat konflik di internal perusahaan, seluruh jajaran direksi dan komisaris bergerak cepat mengatasi masalahnya. “Menurut saya dengan posisi Ahok saat ini sebagai Komisaris Utama seharusnya tidak diam. Dia harus bisa membantu masalah internal dengan cepat, kecuali jika memang punya tujuan lain,” imbuh Adib.

Apalagi, sambung Adib, dalam deklarasinya usai ditunjuk sebagai Komisaris Utama pada 2019 lalu, Ahok dengan tegas mengatakan bahwa dirinya siap membantu Direksi Pertamina. Namun, kenyataanya disaat terjadi masalah internal, Ahok membisu.

“Jangan sampai publik curiga bahwa ada niat Ahok untuk menggantikan Nicke. Ahok harus segera keluar membantu Nicke menyelesaikan masalah internal ini,” tandas Adib.

Baca juga
KPK Tahan Wakil Ketua Dewan Direksi PT Wika-Sumindo

Sekedar mengingatkan, sejumlah pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersat (FSPPB) menyatakan siap mogok kerja 10 hari terhitung 29 Desember 2021 hingga 7 Januari 2022. Mereka kecewa lantaran pemerintah tidak meluluskan pernyataan sikap mereka. Ya itu tadi, Nicke Widyawati dilengserkan dari kursi Direktur Utama Pertamina.

 

Tinggalkan Komentar