Kamis, 11 Agustus 2022
13 Muharram 1444

Diisukan Deadlock dengan Shin Tae-yong, Ketua PSSI: Pertemuan Belum Maksimal

Senin, 17 Jan 2022 - 10:43 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Shin Tae-yong- inilah.com
Foto Goal

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menegaskan bahwa tak ada kebuntuan (deadlock) yang terjadi saat pihaknya berkomunikasi dengan pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong dalam rapat evaluasi yang berlangsung pada Kamis (13/1).

“Tidak ada (deadlock-red),” ujar Iriawan kepada pewarta di Jakarta, Minggu (16/1) malam.

Menurut Iwan Bule sapaannya, pembicaraan dengan Shin berkutat pada performa timnas di Piala AFF 2020.

Pada turnamen yang berlangsung di Singapura itu, skuad “Garuda” keluar sebagai tim terbaik kedua (runner up) setelah kalah dari Thailand di final.

Namun, Iriawan menyebut bahwa rapat itu tak bisa selesai lantaran Shin mengejar pesawat ke Bali. Juru taktik asal Korea Selatan itu berangkat ke Pulau Dewata untuk memantau pemain Liga 1 Indonesia yang akan ia bawa ke Piala AFF U-23 2022.

Baca juga
Timnas Gelar Latihan Perdana di Bandung, Shin Tae-yong: Cuacanya Sejuk

“Pertemuan belum maksimal karena Shin buru-buru harus ke Bali. Nanti akan lanjut lagi secara rinci ketika dia kembali (ke Jakarta-red),” tutur Iriawan.

Mau ke Bali

Kabar soal buntunya komunikasi antara PSSI dan Shin Tae-yong diutarakan oleh anggota Komite Eksekutif PSSI Haruna Soemitro dalam sebuah siniar di saluran Youtube.

“Tadi sempat kita ‘deadlock’ dan kemudian akan ditindaklanjuti. Dia (Shin Tae-yong -red) akan buru-buru mau ke Bali,” kata Haruna.

Haruna juga merasa komunikasi PSSI dengan Shin tidak baik-baik saja karena juru taktik asal Korea Selatan itu tersinggung ketika terpanggil masukan oleh petinggi PSSI.

Baca juga
PSSI Pastikan Turnamen Pramusim Liga 1 Digelar Juni 2022

Shin Tae-yong sendiri menangani timnas Indonesia sejak akhir 2019 dengan kontrak berdurasi empat tahun. Juru taktik asal Korea Selatan itu belum memberikan gelar apapun kepada timnas Indonesia.

Di Piala AFF 2020, Shin Tae-yong memang “hanya” membawa Indonesia menjadi tim terbaik kedua. Akan tetapi, performa skuad “Garuda” banyak mendapatkan pujian lantaran punya para pemain muda yang berusia rata-rata 23,8 tahun. Indonesia pun menjadi salah satu skuad termuda di turnamen tersebut.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi juga menyebut bahwa PSSI puas dengan performa timnas Indonesia di Piala AFF 2020.

“Kami melihat ini positif. Para pemain timnas banyak yang baru berumur di bawah 23 tahun. PSSI memang menyiapkan timnas untuk masa depan dan inilah hasilnya,” tutur Yunus ketika itu.

Tinggalkan Komentar