Jumat, 01 Juli 2022
02 Dzul Hijjah 1443

Dikabarkan Masuk Kabinet, Rahayu Saraswati: Harus Siap Jika Negara Memanggil

Rabu, 15 Jun 2022 - 12:44 WIB
Penulis : Aria Triyudha
20161013041 - inilah.com
Mantan calon Wakil Wali Kota Tangsel sekaligus keponakan Menhan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Foto: Antara/ M Agung Rajasa

Mantan calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengaku siap apabila Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempercayainya untuk masuk Kabinet Indonesia Maju sebagai wakil menteri (wamen). Hal ini merespons beredarnya kabar Rahayu Saraswati Djojohadikusumo akan dilantik sebagai Wakil Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Wamenkop UKM).

“Kelau memang negara memanggil dan mendapatkan restu dari pimpinan partai dan keluarga maka harus siap,” kata Rahayu kepada Inilah.com, Rabu (15/6/2022).

Sejauh ini, wanita yang akrab dengan sapaan Sara ini menyebut belum menerima kabar akan menjalani pelantikan sebagai Wamenkop UKM.

“Belum ada kabar,” kata Sara.

Baca juga
Ramai Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Fadli Zon: Kita Juga Perlu Pawang Utang

Diketahui, Rahayu berstatus keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Sebab, ayah Rahayu, Hasyim Djojohadikusumo merupakan adik Prabowo Subianto. Sosok Rahayu mulai dikenal publik saat mencalonkan diri sebagai calon Wakil Wali Kota Tangsel tahun 2020. Ia berpasangan dengan Muhammad. Rahayu juga dikenal sebagai aktris dan pernah menjadi anggota DPR dari Partai Gerindra.

Presiden Jokowi dikabarkan bakal melantik dua menteri dan tiga wamen terkait reshuffle kabinet. Dua nama yang disebut bakal dilantik menjadi menteri adalah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Zulkifli bakal mengisi kursi Menteri Perdagangan menggantikan M Lutfi. Sementara Hadi Tjahjanto menempati Menteri ATR/BPN menggantikan Sofyan Djalil.

Baca juga
Waduh, Bule di Lombok Curhat Tes PCR Sampai Rp6 Juta

Adapun wamen, selain Rahayu, nama yang turut dikabarkan akan dilantik adalah politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni dan sosok John Wempi Wetipo mewakili PDIP.

 

Tinggalkan Komentar