Senin, 15 Agustus 2022
17 Muharram 1444

Dilantik Kamis Besok, Yandri Susanto akan Berperan Membentuk Forum MPR Dunia

Selasa, 28 Jun 2022 - 21:08 WIB
dilantik Bambang Soesatyo Dan Yandri Susanto mpr - inilah.com
Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama anggota MPR FPAN Yandri Susanto - dok MPR

DPP PAN menunjuk Yandri Susanto menjadi Wakil Ketua MPR RI menggantikan Zulkifli Hasan (Zulhas) yang mendapat amanah sebagai Menteri Perdagangan.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, pengucapan sumpah jabatan Yandri Susanto sebagai Wakil Ketua MPR akan dilangsungkan pada Kamis 30 Juni 2022.

“Pimpinan MPR RI sangat senang menerima kehadiran Mas Yandri. Kita siap bekerja sama menuntaskan berbagai agenda MPR RI,” kata Bamsoet dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Bamsoet menambahkan, jam terbang Yandri dalam politik juga sangat mumpuni. Yandri merupakan Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (2020-2025), Ketua DPP PAN (2015-2020), Ketua Umum DPP BM PAN (2011-2016), Ketua Bidang Pariwisata KNPI (2008-2011), Sekretaris Jenderal DPP BM PAN (2006-2011), serta Wakil Sekretaris Jenderal DPP BM PAN (2004-2006).

“Mas Yandri bukan orang baru di parlemen. Rekam jejak beliau selama tiga periode di parlemen sangat bagus. Terbukti dirinya saat ini dipercaya menjabat Ketua Komisi VIII DPR RI,” ujar Bamsoet.

Baca juga
Nokia Gugat Vivo, OPPO dan Realme Soal Pelanggaran Hak Paten Senilai Rp2,4 Triliun

Bamsoet menjelaskan agenda terdekat yang dihadapi MPR RI yakni menyukseskan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2022, yang diselenggarakan di Gedung Nusantara, pada 16 Agustus 2022.

Rekam jejak Yandri Susanto sebagai Ketua Komisi VIII DPR RI dengan lingkup tugas di bidang Agama dan Sosial, dinilai akan sangat membantu MPR RI mewujudkan Forum Majelis Permusyawaratan Rakyat Dunia (Forum MPR Dunia) yang diharapkan bisa terbentuk pada akhir tahun 2022 di Gedung Asia-Afrika, Bandung.

“Sebagai bentuk organisasi yang tidak permanen, Forum MPR Dunia memiliki peran strategis di kancah global, dengan turut memberikan alternatif solusi, di tengah dinamika global yang sedang bergejolak, dan menawarkan agenda konsolidasi ekonomi antar-negara, untuk mencapai kerjasama strategis, dengan komitmen pembangunan inklusif secara global. Menekankan bahwa Islam sebagai rahmat bagi alam semesta, akan menjadi solusi dalam mengatasi berbagai persoalan yang terjadi di dunia,” terang Bamsoet.

Tinggalkan Komentar