Selasa, 05 Juli 2022
06 Dzul Hijjah 1443

Dimyati Rois Berpulang, Presiden Jokowi Berduka

Jumat, 10 Jun 2022 - 14:12 WIB
Whatsapp Image 2022 06 09 At 12.05.25 - inilah.com
Presiden Jokowi ikut berduka atas berpulangnya ulama NU Dimyati Rois. Presiden menganggap almarhum ulama kharismatik sederhana yang disegani. Foto: Antara

Wafatnya Mustasyar PBNU KH Dimyati Rois menyisakan duka mendalam bagi Presiden Jokowi. Sosok yang akrab disapa Mbah Dim atau Abah Dim, menurut kepala negara merupakan ulama besar sederhana yang disegani.

Presiden Jokowi menyampaikan belasungkawa melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden yang diunggah, Jumat (10/6/2022). “Innailiahi wa innailahi rajiun. Saya atas nama pribadi, bangsa, dan negara, mengucapkan duka cita yang mendalam atas berpulang-nya ulama kharismatik Bapak KH. Dimyati Rois,” kata Jokowi.

Mbah Dim wafat di Rumah Sakit Tlogorejo, Semarang, pada pukul 01.13 WIB dini hari tadi. Menurut rencana, jenazah almarhum akan dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Al-Fadlu 2 di Srogo, Kabupaten Kendal.

Baca juga
Jokowi Marah Besar Dana Daerah Rp226T Parkir di Bank, Mendagri Tito Copot Dirjen Ardian

Menurut Presiden, semasa hidupnya, Mbah Dim telah menginspirasi banyak orang. Khususnya para santri. “Beliau adalah ulama besar yang berpengetahuan luas, tawadhu, penuh kesederhanaan, disegani dan dihormati berbagai kalangan,” ungkap presiden.

Presiden mengajak rakyat Indonesia untuk turut mendoakan almarhum. “Semasa hidup Abah Dim juga menjadi teladan bagi kita semua untuk memupuk kemandirian di bidang ekonomi serta mengajarkan santri-nya berwirausaha. Mari kita doakan Abah Dim mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Presiden.

Selain Mustasyar PBNU, Mbah Dim menjabat Ketua Dewan Syuro PKB. Mustasyar adalah kumpulan kiai sepuh dan ulama penasihat organisasi. Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengajak seluruh kader melaksanakan Salat Gaib mendoakan almarhum.

Baca juga
Wapres Ma'ruf: MUI Bisa Terima Atau Tolak Pengunduran Diri Kiai Miftah

“Para kader harus salat gaib dan tahlilan, bendera PKB setengah tiang,” kata Imin.

 

Tinggalkan Komentar