Dipotong 40%, Lili Masih Kantongi Gaji Rp87 juta Perbulan

Dipotong 40%, Lili Masih Kantongi Gaji Rp87 juta Perbulan - inilah.com

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dijatuhi sanksi berat berupa pemotongan gaji sebesar 40% selama setahun. Lili terbukti melanggar etik dan pedoman perilaku lantaran menyalahgunakan pengaruh sebagai pimpinan KPK dan berkomunikasi dengan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M. Syahrial.

Lalu, berapa gaji Lili sebagai Wakil Ketua KPK?

Berdasarkan Pasal 3 PP Nomor 82 Tahun 2015 tentang Hak keuangan, Kedudukan Protokol, Perlindungan Keamanan Pimpinan KPK gaji pokok sebagai Wakil Ketua KPK sebesar Rp 4,62 juta.

Di luar gaji pokok, berdasarkan PP 82/2015, Wakil Ketua KPK mendapat tunjangan jabatan sebesar Rp 20,4 juta; tunjangan kehormatan sebesar Rp 2,1 juta.

Baca juga  Jokowi Akui Ada Kesusahan Saat Pandemi, Pidato Kenegaraan Kosong Ucapan Maaf

Pasal 4 PP yang sama menyebutkan Wakil Ketua KPK juga mendapat tunjangan fasilitas berupa tunjangan perumahan sebesar Rp 34,9 juta; tunjangan transportasi sebesar Rp 29,5 juta; tunjangan asuransi dan jiwa sebesar Rp 16,3 juta; serta tunjangan hari tua sebesar Rp 6,8 juta. Pendapatan tersebut belum termasuk biaya perjalanan dinas.

Dengan menghitung gaji pokok, dan berbagai tunjangan, secara total, take home pay yang diterima Wakil Ketua KPK sebesar Rp 89,45 juta per bulan.

Jadi, meski gajinya dipotong 40%, Lili masih menggantongi pendapatan lebih dari Rp 87,65 juta per bulan. Karena gaji Lili yang dipotong Dewas hanya sekitar Rp 1,84 juta dari gaji pokoknya saja.

Baca juga  KPK Didesak Hadirkan Lili Pintauli dalam Persidangan Kasus Tanjungbalai

Lili dalam keterangannya usai menjalani sidang menerima putusan Dewas KPK tersebut.

Tinggalkan Komentar