Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Dirut BUMD Tangerang Minta Maaf, Sebut Video Makan Uang Kecelakaan

Dirut BUMD Tangerang Minta Maaf, Sebut Video Makan Uang Kecelakaan

Direktur Utama atau Dirut BUMD Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, Syaefunnur Maszah, minta maaf atas beredarnya video dia yang memakan uang. Syaefunnur mengaku tidak punya bermaksud apapun dalam membuat video itu.

“Saya minta maaf itu, saya menyesal itu dan itu benar-benar accident,” kata Syaefunnur kepada wartawan di Tangerang, Rabu (2/2/2022).

Dia mengatakan, pengambilan video itu berada di rumahnya pada 15 September 2020. Niat Syaefunnur membuat video itu hanya untuk sekedar konten semata.

“Kejadian itu pada tanggal 15 September 2020. Waktu TikTok itu dibuat itu saya semata saya mau bikin ‘awas ini duit itu panas, hareudang’. Konteksnya itu saya kirim ke teman-teman saya. Itu saya di rumah, tanpa sedikit niat itu,” ujarnya.

Baca juga
Kasus Positif Bertambah 256 Orang, Seluruh Wilayah Kaltim Masuk Zona Merah COVID-19

Dia meminta maaf atas ketidaknyamanan semua pihak dalam video tersebut. Sebab video itu mengundang berbagai macam tafsir yang bisa membuat citra pejabat publik menjadi buruk.

“Tapi, dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan, sebagai pelayan publik, sebagai pembantu Pak Bupati di bidang perpasaran, itu bisa menimbulkan multitafsir,” kata Syaefunnur.

Syaefunnur paham jika publik mempunyai pandangan buruk terhadap dia atas munculnya video yang seolah-olah memakan uang.

“Tapi etika saya memang akui dampak moralitas serius di bidang ini bisa ditafsirkan ke gagah-gagahan. Kalau mungkin sekarang mungkin tidak akan saya lakukan,” katanya.

Inspektorat Periksa Dirut BUMD Tangerang

Bupati Tangerang Ahmed Zaki mengatakan pihak sudah memeriksa Syaefunnur terkait video tersebut. Kasus ini sudah dalam penanganan dari Inspektorat Pemkab Tangerang.

Baca juga
Demi Minyak Goreng, Emak-Emak di Lubuklinggau Rela Divaksin

“Yang bersangkutan sedang diperiksa Inspektorat,” kata Zaki saat dimintai konfirmasi.

Zaki menyayangkan beredarnya video Syaefunnur Maszah itu. “Jadi kita tunggu saja hasil laporan dari Inspektorat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar