Selasa, 24 Mei 2022
23 Syawal 1443

Disebut Paling Tajir, Luhut tak Masuk Daftar 5 Menteri Terkaya

Disebut Paling Tajir, Luhut Tak Ada Dalam Daftar 5 Menteri Terkaya
Disebut Paling Tajir, Luhut Tak Ada Dalam Daftar 5 Menteri Terkaya (Instagram)

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan sebagai menko paling tajir.

Penilaian tersebut, menurut Sri Mulyani, berdasarkan jumlah pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) yang menjadi kewajiban Menko Luhut, meningkat 35 persen. Menelusuri Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) atas nama Luhut Binsar Pandjaitan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Politikus senior Partai Golkar itu, melaporkan LHKPN ke lembaga antirasuah pada 24 Maret 2021.

Dikutip dari website elhkpn.kpk.go.id, Selasa (8/3/2022), Luhut Binsar Pandjaitan total kekayaan mencapai Rp745.188.108.977, atau Rp745,18 miliar. Harta yang dimiliki Luhut naik setelah menjabat sebagai Menko Marves. Pada 2019, harta kekayaan Luhut sebesar Rp677.440.505.701 atau Rp677 miliar. Artinya harta Luhut mengalami kenaikan sekitar Rp67.747.603.287, atau Rp67,7 miliar.

Luhut juga tercatat memiliki harta, berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Kota Bogor, Jakarta Timur, Kota Bandung, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Tapanuli Utara, Toba Samosir, dan Simalungun. Total harta tidak bergerak milik  Luhut mencapai Rp244.019.517.000, atau Rp244 miliar.

Dalam LHKPN, Luhut juga tercatat memiliki harta bergerak atau alat transportasi berupa, mobil Isuzu Panther 2006 senilai Rp60.000.000, mobil Lexus LS 460 AT 2016 senilai Rp1.500.000.000, motor Honda 2015 senilai Rp7.450.000, mobil Toyota Alphard 3.5 Q AT 2016 senilai Rp900.000.000 dan motor Honda 2020 senilai Rp17.647.000. Total harta transportasi milik Luhut mencapai Rp 2.485.097.000.

Selain itu, Luhut tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp3.382.794.000. Dia memiliki surat berharga senilai Rp 06.164.485.850. Sementara itu, Luhut juga tercatat miliki kas dan setara kas senilai Rp194.009.888.867. Mantan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) tersebut, tercatat memiliki piutang senilai Rp12.000.000.000. Sehingga, total jenderal kekayaan Luhut mencapai Rp745.188.108.997, atau Rp745,18 miliar.

Baca juga
'Tok-tok' Warga Kembangan, Menteri Erick Lunasi Utang Haryati dan Biayai Anak Tunarungu

Sebelumnya, Sri Mulyani mendampingi sejumlah pejabat tinggi kementerian dan lembaga untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan 2021. Batas waktu pengisian STP adalah 31 Maret 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani ‘menyentil’ Menko Luhut soal pembayaran pajaknya yang meningkat pesat. Salah satu pemicunya adalah harga batu bara yang meroket.”Pak Luhut itu berkali-kali bilang harga batu bara naik, setoran ke pemerintah naik, tapi pajaknya Pak Luhut pribadi juga meningkat 35 persen,” kata Sri Mulyani dalam acara lapor SPT pajak Tahunan di Kantor Ditjen pajak.

“Makanya saya sampaikan harus hadir hari ini, tadi katanya agak berhalangan, saya bilang kalau menko yang paling tajir tidak, nanti simbolnya jadi kurang baik,” kata Sri Mulyani.

Meski disebut menko paling tajir oleh Sri Mulyani, rupanya harta Luhut masih kalah jauh dibanding sejumlah menteri di kabinet Indonesia Maju Jilid 2. Dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno merupakan menteri paling tajir. Berikut 5 daftar menteri paling tajir.

1. Sandiaga Uno

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno masih tercatat sebagai menteri paling kaya di jajaran Kabinet Indonesia Maju. Jumlah harta terlapor mencapai Rp3.815.767.386.190. Dalam laporan itu, sudah termasuk harta berupa 16 bidang tanah dan bangunan. Tersebar di Jakarta Selatan, Tangerang, Singapura, dan Amerika Serikat. Ditaksir angkanya mencapai Rp208.944.126.444.

Harta kekayaan Menteri Sandi yang penampilannya cukup bersahaja ini, berikutnya adalah alat transportasi berupa dua unit mobil Nissan senilai Rp295.000.000. Dia juga memiliki kekayaan harta bergerak senilai Rp3.200.000.000, dan surat berharga Rp3.111.823.057.480. Sedangkan kas dan setara kas yang dimiliki Menteri Sandiaga mencapai Rp629.217.144.021. Sedangkan harta lainnya mencapai Rp43.346.597.159.

Baca juga
Haris Azhar: Daripada Pidana Saya Lebih Baik Urus Papua

2. Sakti Wahyu Trenggono

Di posisi ke-2, ada nama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Dengan total kekayaan mencapai Rp2,42 triliun, berdasarkan laporan tahun 2020. Menteri Trenggono yang dikenal sebagai ‘Juragan Tower’ ini, kekayaannya meningkat Rp481 miliar dalam setahun terakhir. Pada 2019, kekayaan Trenggono mencapai Rp1,947 triliun. Saat itu, Trenggono masih menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan).

Ternyata, Trenggonohobi menumpuk aset tanah dan properti. Jumlahnya mencapai 43 tanah dan bangunan, tersebar di Bekasi, Sragen, Cianjur, Jakarta Selatan, Buleleng, Boyolali, Karanganyar, hingga Sleman. Total harta berupa tanah dan bangunan milik Treenggono mencapai Rp57,53 miliar.

Sedangkan untuk harta bergerak, Trenggono mempunyai empat kendaraan senilai Rp2,982 miliar. Kendaraan Trenggono terdiri dari mobil Land Rover Jeep tahun 2013, mobil Audi RS 5 tahun 2015, mobil Mercedes Benz GLA 200 tahun 2018, dan motor Honda Beat tahun 2018. Trenggono tercatat mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp18,213 miliar.

Surat berharga yang dilaporkan Trenggono senilai Rp2,14 triliun. Trenggono juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp137,83 miliar. Terakhir, dia tercatat mempunyai harta lainnya senilai Rp71,58 miliar. Trenggono tercatat tak memiliki utang.

3. Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir berada di posisi ke-3 menteri paling tajir. Jumlah kekayaannya mencapai Rp2,312 Triliun. Hanya saja, harta kekayaan Menteri BUMN ini tercatat mengalami penurunan selama masa pandemi COVID-19. Melansir laman LHKPN, Harta tersebut turun tipis dibandingkan dengan tahun 2019, yakni Rp2,316 triliun.

Kekayaan Erick terdiri dari harta tanah dan bangunan senilai Rp359.401.100.000, harta alat transportasi dan mesin senilai Rp359.401.100.000, harta bergerak lainnya Rp27.996.250.000, surat berharga Rp1.724.756.124.100, kas dan setara kas Rp88.431.439.694, serta harta lainnya senilai Rp285.332.065.207.

Baca juga
Temui Bupati Indramayu, Zulhas Pesankan Pentingnya Perkuat SDM

Secara keseluruhan harta Erick Thohir sebesar Rp2.489.062.479.001. Namun setelah dikurangi hutang, kekayaan mantan pemegang saham terbesar Inter Milan ini, mencapai Rp2.312.938.263.854.

4. Prabowo Subianto

Posisi selanjutnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memiliki kekayaan senilai Rp2.029.339.519.335. Dalam laporan terbarunya di LHKPN, Prabowo mempunyai sepuluh aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp273,32 miliar. Tanah dan bangunan itu, terpencar mulai Jakarta Selatan hingga Bogor.

Prabowo tercatat memiliki delapan kendaraan senilai Rp1,25 miliar. Yakni, Toyota Alphard tahun 2005, Honda CRV Jeep keluaran 2007, Land Rover Jeep tahun 1994, Toyota Land Cruiser Jeep keluaran 1980, Mitsubishi Pajero Jeep tahun 2000, motor Suzuki keluaran 2002, Toyota Lexus keluaran terbaru 2002, dan Land Rover Jeep tahun 1992.

Eks Danjen Kopassus ini, tercatat mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp16,35 miliar. Dia juga mengoleksi surat berharga senilai Rp1,70 triliun. Prabowo mempunyai kas dan setara kas senilai Rp2,52 miliar. Ketua Umum Partai Gerindra ini, tercatat menyimpan harta lainnya senilai Rp40 miliar.

5. Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sekaligus pendiri Gojek, Nadiem Makariem ternyata juga termasuk menteri yang tajir melintir. Dirinya menduduki posisi ke-5 menteri terkaya. Harta yang dimiliki Nadiem tercatat Rp1.192.425.517.883. Nadiem terakhir melaporkan kekayaannya pada 2019. Harta Nadiem tediri dari tanah dan bangunan yang ditaksir senilai Rp38,67 miliar yang tersebar di Rote Ndao-Nusa Tenggara Timur, Gianyar-Bali, dan Jakarta.

Selanjutnya, Nadiem memiliki kendaraan yang ditaksir senilai Rp2,07 miliar. Sedangkan uang tunai yang dimiliki atau setara mencapai Rp119,15 miliar. Harta terbesar yakni surat berharga yang diyakini sebagai saham di Gojek atau PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. Pada 2019, taksiran saham Nadiem mencapai Rp1,25 triliun.

Tinggalkan Komentar