Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Dituding Bukan Aktivis 98, Ketua Joman: Saya Mahasiswa IISIP Angkatan 1995

Dituding Bukan Aktivis 98, Ketua Joman: Saya Mahasiswa Angkatan 95'

Ketua Jokowi Mania (JOMAN), Immanuel Ebenezer menegaskan dirinya merupakan mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP) angkatan tahun 1995. Namun saat itu karena aktif mengoordinir pelajar untuk menentang pemerintahan orde baru, Noel tak bisa menyelesaikan studinya di sana. Setelah berhasil jatuhkan Soeharto dari kepemimpinan otoriter bersama para aktivis 98, Noel kemudian melanjutkan studinya di Universitas Satya Negara Indonesia pada tahun 2000.

“Saya angkatan 95, Saya kuliah di ISIP. Tapi tidak selesai karena waktu itu saya harus mengorganisir mahasiswa. Sehingga, saya baru kembali memulai tahun 2000. Untung lulus kalau tidak pasti mereka lebih lagi framingnya,” kata Noel kepada Inilah.com, Senin (17/1/2022).

Baca juga
Langkah Tegas Erick Thohir Berantas Intoleransi Radikalisme Sudah Tepat

Menurut Noel, ada yang sengaja lakukan framing bahwa dia angkatan 2000 dan tidak tahu proses sejarah 1998. Baginya yang melakukan hal tersebut adalah pihak-pihak yang belum move on dari polemik Pilpres 2019.

Noel juga menegaskan bakal mempidanakan pihak yang berusaha melakukan framing negatif tentangnya.

“Mereka udah jahat dan keji. Coba cek ke IISIP kalau saya bohong maka pihak kampus bisa pidanakan saya. Saya kam umur 47 masak waktu itu saya SMP,” tandasnya.

Sebelumnya, status mahasiswa Immanuel Ebenezer beredar luas di media sosial. Ia tercatat sebagai mahasiswa Universitas Satya Negara Indonesia. Program Studi Ilmu Hubungan Internasional angkatan tahun 2000.

Baca juga
Pasien Sembuh COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran Capai 125.192 Orang

Biodata Noel yang juga Ketua Joman itu, beredar usai mengklaim sebagai Ketua Ikatan Aktivis 98  saat mempolisikan Ubedillah Badrun ke Polda Metro Jaya, Jumat (14/1/2021). Noel menduga Ubedillah melakukan fitnah dan memanipulasi data terkait pelaporan dua anak Presiden Jokowi Gibran dan Kaesang ke KPK.

Alasan lain Noel melaporkan Ubedillah karena menilai tak ada keterkaitan bisnis keluarga Jokowi. Terutama dengan pembakaran hutan. Noel bahkan menduga ada pihak tertentu yang mengorder Ubedillah untuk melayangkan laporan.

Tinggalkan Komentar