Selasa, 16 Agustus 2022
18 Muharram 1444

DKI Larang Holywings, Ini Penampakan Outlet Vendetta di Gatot Subroto setelah Ditutup

Selasa, 28 Jun 2022 - 13:05 WIB
Img 0453 - inilah.com
Suasana outlet Holywings Vendetta di Jalan Gatot Subroto, Tebet, Jaksel,setelah ditutup Satpol PP DKI Jakarta, Selasa (28/6/2022). Foto: Inilah.com/Harris Muda

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara serentak menutup 12 outlet Holywings di wilayah Ibu Kota, Selasa (28/6/2022). Salah satunya outlet Holywings Vendetta di Jalan Gatot Subroto, Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel).

Penutupan outlet Holywings Vendetta ditandai kedatangan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lokasi. Pantauan Inilah.com, Selasa siang, spanduk penyegelan berukuran 2×1 terpampang di samping pintu utama gedung. Bukan cuma itu, stiker larangan kegiatan usaha juga tertempel tepat di depan pintu masuk.

Spanduk dan segel itu berisi pemberitahuan jika Holywings Vendetta Gatot Subroto melanggar antara lain peraturan Peraturan Daerah (Perda) Pemprov DKI Jakarta.

“Pengumuman Nomor 1131/AT.04.00 Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta C,Q. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta berdasarkan Perda 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum dan Peraturan Gubernur (Pergub) No.18 tahub 2018 tentang penyelenggaraan usaha pariwisata,” demikian tulis spanduk pemberitahuan yang terpampanh di Holywings Vendetta Gatsu.

Spanduk itu juga ditandatangani langsung oleh Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin. “Dengan ini menutup dan melarang kegiatan usaha Holywings Vendetta Gatot Subroto,” sambung pemberitahuan di dalam spanduk.

Baca juga
Motif Holywings Promo Miras Gratis untuk Nama Muhammad dan Maria

Adapun, petugas keamanan yang berjumlah dua orang juga terpantau berada di dalam kafe yang tersegel. Sementara, tidak terlihat petugas kepolisian atau Satpol PP yang berjaga di sekitar lokasi.

Penutupan 12 outlet Holywings sebagai tindak lanjut atas pencabutan izin oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta.

Bentuk penindakan berupa sanksi administratif penutupan usaha selama belum memiliki perijinan sesuai ketentuan yang berlaku pada Pemprov DKI Jakarta. Hal ini ditandai dengan pemasangan  spanduk ‘Segel Penutupan Usaha’.

Promo Miras Menuai Kecaman

Sebelumnya, Holywings mengunggah promosi minuman beralkohol gratis bagi pengunjung yang memiliki nama Muhammad dan Maria. Promosi ini viral di media sosial dan menuai kecaman warganet.

Baca juga
Langgar Jam Operasional PPKM, Polda Metro Gerebek Holywings Tebet

Manajemen Holywings meminta maaf kepada seluruh masyarakat terkait promosi tersebut melalui akun instagram @holywingsindonesia.

Manajemen berdalih promosi dibuat tanpa sepengetahuan pihak manajemen.

“Tidak sampai maksud hati kami untuk mengaitkan unsur agama ke dalam bagian dari promosi kami. Oleh karena itu, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tulis manajemen, Jumat (24/6/2022).

Namun, polisi tetap melakukan proses hukum. Sejauh ini, Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan enam karyawan Holywings sebagai tersangka.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, keenam orang karyawan itu bagian dari tim kreatif Holywings atas sangkaan dugaan penistaan agama dan penyiaran hoaks atau berita bohong. Penistaan agama dan hoaks ini mengandung unsur kebencian terhadap salah satu agama atau golongan.

Baca juga
Polisi Periksa 6 Orang Terkait Promo Miras Holywings 'Muhammad dan Maria'

Budhi lebih lanjut tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka dalam penyidikan kasus tersebut.

Tinggalkan Komentar