DKI Siapkan Kompensasi Bau untuk Bantargebang Rp379,5 miliar

DKI Siapkan Kompensasi Bau untuk Bantargebang Rp379,5 miliar - inilah.com
foto istimewa

Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang kontrak pemanfaatan lahan TPST Bantargebang dengan menyiapkan uang kompensasi bau ke Pemkot Bekasi sebesar Rp379,5 miliar.

Perpanjangan kontrak itu dilakukan untuk lima tahun ke depan seraya Pemprov DKI Jakarta menuntaskan agenda pengolahan sampah sendiri. “Tahun ini adalah Rp 379,5 miliar maka tahun depan juga tidak akan jauh dari angka tersebut,” ujar Asep Kuswanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Senin (25/10/2021).

Menurutnya, uang kompensasi bau untuk warga sekitar Bantargebang hingga saat ini masih terbilang relevan. Ini sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkot Bekasi.

Baca juga  Gaji Guru Honorer Daerah Cuma Rp400 Ribu, P2G: Minim Apresiasi dan Proteksi dari Negara

Sebelumnya warga Bantargebang meminta penambahan uang kompensasi bau sampah dari Pemprov DKI Jakarta dari Rp350 ribu menjadi Rp500 ribu per bulan. Namun karena kondisi keuangan, Asep mengakui tidak memungkinkan ada kenaikan uang kompensasi bau.

“Kita sama-sama tahu kondisi ekonomi tidak hanya Jakarta, tapi memang Indonesia juga sama. Jadi untuk kami menambah besaran itu tidak memungkinkan ditambah lagi,” katanya.

Diketahui saat ini total ada 18.840 kepala keluarga penerima uang kompensasi bau yang tersebar di tiga kelurahan di antaranya Kelurahan Sumurbatu, Cikiwul, dan Ciketingudik. Pemkot Bekasi juga akan menambah 6.000 KK untuk warga kelurahan Bantargebang.

Baca juga  Banting Mahasiswa, Brigadir NP Dijatuhi Sanksi Berat

Tinggalkan Komentar