Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Dokter: Hari Gizi Nasional Momentum Perkuat Pencegahan Stunting

Rabu, 25 Jan 2023 - 01:53 WIB
stunting
Ilustrasi makanan bergizi. Pentingnya asupan makanan bergizi agar tidak mengalami stunting. Foto unsplash

Dalam memperingati Hari Gizi Nasional, Ikatan Dokter Anak Indonesia mengadakan seminar kesehatan mengenai pencegahan stunting pada anak secara daring, Selasa (24/1/2023).

Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Prod. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Ph.D, SpA(K) menyatakan bahwa kekurangan gizi dapat menjadi penyebab anak terkena stunting.

“Mulainya dari kekurangan gizi ya, mulanya anaknya kenaikan berat badanya itu tidak cukup atau weight faltering,” kata Damayanti.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jika tidak dicari penyebabnya, maka anak tersebut akan mengalami under weight. Yang nantinya daya tahan tubuh pada anak menurun dan terjadinya gizi buruk.

Baca juga
Agar Anak Bebas Stunting Persiapkan Sejak Masa Konsepsi

“Ini mempengaruhi pembentukan hormon pertumbuhan, pertumbuhan tinggi badan juga berhenti. Kalau tidak segera diatasi, sampai ke titik stunting,” tambahnya.

Selain itu, Kekurangan gizi pada anak juga dipengaruhi oleh kondisi fisik ibu. Mulai dari gizi, tingkat kewarasan sampai ASI. Maka dari itu, anak secara berkala harus diperiksa apakah ia terkena kenaikan berat badannya tidak cukup atau weight faltering.

“Bagaimana tahu, Kita tahu dengan cara menimbang setiap satu bulan ya. Lalu kita perbaiki, karena kita tahu ASI itu terbaik, kita perbaiki dulu laktasinya, kalau management laktasinya bagus ya teruskan ASI eksklusif sambil dipantau juga,” papar Damayanti.

Baca juga
Satu dari Empat anak di Indonesia Alami Stunting

Sementara itu, Damayanti menegaskan bahwa jika anak diketahui terkena weight faltering segera lapor ke dokter untuk ditindak lanjuti. Apakah anak tersebut terkena stunting atau tidak.

“Begitu anaknya weight faltering, segera cari dokter untuk mencari tahu kenapa anaknya berat badannya enggak naik, dengan itu kita bisa mencegah stunting pada anak” tutupnya.

Tinggalkan Komentar