Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Dokter Reisa: Penting Imunisasi Dasar Anak Cegah Risiko Penyakit Menular

Selasa, 28 Des 2021 - 08:19 WIB
Dokter Reisa
istimewa

Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan imunisasi dasar pada anak penting dilakukan untuk melindungi risiko penyakit menular. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 sekaligus Duta Kebiasaan Baru itu juga menjelaskan terlebih saat kondisi pandemi saat ini.

Dokter Reisa juga menambahkan, imunisasi dasar anak dilakukan di masa wabah merebak, guna membangun imunitas lebih baik.

“Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) masih ada. Jadi kita harus membuat anak-anak kita kebal dengan penyakit yang sudah ada ini,” ujar Reisa saat temu media virtual, ditulis di Jakarta, Selasa, (28/12/2021).

Dokter Reisa ungkap Imunisasi cegah penyakit menular cacar air dan polio

Reisa mengatakan imunisasi dasar lengkap penting, karena beberapa penyakit menular berbahaya seperti cacar air dan polio bisa ditekan.

Baca juga
Pemerintah Kembali Tegaskan Vaksin Dosis Ketiga Hanya untuk Nakes

Imunisasi dasar lengkap merupakan kewajiban yang harus dipenuhi orang tua dan negara.

“Sedangkan pemberian vaksin COVID-19 merupakan perlindungan terkini sebagai ikhtiar untuk melindungi anak-anak,” paparnya.

Untuk mendukung pembelajaran tatap muka, Reisa menyarankan agar juga memastikan anak-anaknya belajar mengenai protokol kesehatan.

“Target jelasnya adalah anak-anak bisa bersekolah seperti dulu. Makanya anak-anak, gurunya, orang tuanya, masyarakat dan Pemerintah Daerah harus menjamin sekolah yang aman dari COVID-19,” ujar dia.

Anak usia 6-11 tahun mendapatkan vaksin COVID-19

Pemerintah menjalankan vaksinasi COVID-19 massal untuk kelompok anak berusia 6-11 tahun, setelah sebelumnya dilakukan pada kelompok usia 12 tahun ke atas.

Baca juga
Coba Hidup Bersama COVID-19, Korsel Terapkan Paspor Vaksin

Vaksin COVID-19 yang digunakan adalah CoronaVax yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat oleh Badan POM dan telah diteliti pada usia anak di negara produsen vaksin di China.

Tinggalkan Komentar