Dokter Reisa, Sudah Vaksin Jangan Abai Prokes

Dokter Reisa, Sudah Vaksin Jangan Abai Prokes - inilah.com

Juru bicara Penanganan covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan pentingnya protokol kesehatan (Prokes) usai vaksin menjadi perlindungan ganda untuk menghadapi virus di tengah pandemi ini.

Pada video singkat yang beredar di twitter, Rabu, (11/08/2021), Reisa tidak berhenti memberikan edukasi kesehatan tentang cara pencegahan penyebaran covid-19.

“Dalam situasi seperti ini, baik sebelum dan sesudah divaksin, kita harus tetap disiplin prekes. Karena vaksin memang membantu kita untuk meringankan gejala jika terinfeksi virus tersebut. Tapi bukan berarti kita jadi kebal dan jaminan enggak bakal sakit dan enggak bakal muncul gejala sama sekali,” kata Reisa.

Baca juga  Penurunan Kasus Aktif COVID-19 Jadi Bukti Vaksin Efektif dan Aman

Masyarakat harus bisa memahami bahwa tubuh sedang memerangi virus yang ada di masa pandemi ini. Hal tersebut bisa dihadapi dengan pertahanan yang berlapis.

“Misalnya, karena penularan lewat droplett orang bisa terinfeksi dari kontak langsung ataupun tidak langsung, maka basicnya adalah 3M (Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menggunakan masker),” tambahnya.

Jika memang akhirnya, tubuh terinfeksi covid-19 usai mendapatkan vaksin, setidaknya di dalam tubuh sudah memiliki antibodi untuk berperang.  

“Kalau nanti ada kecolongan nih, ada celah yang bisa masuk ke tubuh kita, paling enggak jumlahnya tidak terlalu banyak, dan badan kita bisa antisipasi dengan dibentuk pengamanannya dari vaksin tadi,” paparnya.

Baca juga  LBH Pers Sesalkan Vonis Terhadap Asrul, Jurnalis Penulis Kasus Korupsi

Seperti yang diberitakan sebelumnya, data kasus harian covid-19 pada Selasa, (10/08/2021) menunjukkan angka kesembuhan yang mencapai 41.486.

Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 3,1 juta orang sembuh atau tepatnya 3.171.147 orang étau setara dengan 85,3 persen.  

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang sebanyak 11.453 kasus kasus dan totalnya menurun menjadi 437.055 kasus tau sekitar 11,8 persen.

Tinggalkan Komentar

Dokter Reisa, Sudah Vaksin Jangan Abai Prokes

Dokter Reisa, Sudah Vaksin Jangan Abai Prokes - inilah.com

Juru bicara Penanganan covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan pentingnya protokol kesehatan (Prokes) usai vaksin menjadi perlindungan ganda untuk menghadapi virus di tengah pandemi ini.

Pada video singkat yang beredar di twitter, Rabu, (11/08/2021), Reisa tidak berhenti memberikan edukasi kesehatan tentang cara pencegahan penyebaran covid-19.

“Dalam situasi seperti ini, baik sebelum dan sesudah divaksin, kita harus tetap disiplin prekes. Karena vaksin memang membantu kita untuk meringankan gejala jika terinfeksi virus tersebut. Tapi bukan berarti kita jadi kebal dan jaminan enggak bakal sakit dan enggak bakal muncul gejala sama sekali,” kata Reisa.

Baca juga  Menkominfo Minta Masyarakat Jangan Terjebak Euforia Turunnya Kasus COVID-19

Masyarakat harus bisa memahami bahwa tubuh sedang memerangi virus yang ada di masa pandemi ini. Hal tersebut bisa dihadapi dengan pertahanan yang berlapis.

“Misalnya, karena penularan lewat droplett orang bisa terinfeksi dari kontak langsung ataupun tidak langsung, maka basicnya adalah 3M (Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menggunakan masker),” tambahnya.

Jika memang akhirnya, tubuh terinfeksi covid-19 usai mendapatkan vaksin, setidaknya di dalam tubuh sudah memiliki antibodi untuk berperang.  

“Kalau nanti ada kecolongan nih, ada celah yang bisa masuk ke tubuh kita, paling enggak jumlahnya tidak terlalu banyak, dan badan kita bisa antisipasi dengan dibentuk pengamanannya dari vaksin tadi,” paparnya.

Baca juga  Penurunan Kasus Aktif COVID-19 Jadi Bukti Vaksin Efektif dan Aman

Seperti yang diberitakan sebelumnya, data kasus harian covid-19 pada Selasa, (10/08/2021) menunjukkan angka kesembuhan yang mencapai 41.486.

Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 3,1 juta orang sembuh atau tepatnya 3.171.147 orang étau setara dengan 85,3 persen.  

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang sebanyak 11.453 kasus kasus dan totalnya menurun menjadi 437.055 kasus tau sekitar 11,8 persen.

Tinggalkan Komentar

Dokter Reisa, Sudah Vaksin Jangan Abai Prokes

Dokter Reisa, Sudah Vaksin Jangan Abai Prokes - inilah.com

Juru bicara Penanganan covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan pentingnya protokol kesehatan (Prokes) usai vaksin menjadi perlindungan ganda untuk menghadapi virus di tengah pandemi ini.

Pada video singkat yang beredar di twitter, Rabu, (11/08/2021), Reisa tidak berhenti memberikan edukasi kesehatan tentang cara pencegahan penyebaran covid-19.

“Dalam situasi seperti ini, baik sebelum dan sesudah divaksin, kita harus tetap disiplin prekes. Karena vaksin memang membantu kita untuk meringankan gejala jika terinfeksi virus tersebut. Tapi bukan berarti kita jadi kebal dan jaminan enggak bakal sakit dan enggak bakal muncul gejala sama sekali,” kata Reisa.

Baca juga  Eropa Izinkan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech bagi Anak 5-11 Tahun

Masyarakat harus bisa memahami bahwa tubuh sedang memerangi virus yang ada di masa pandemi ini. Hal tersebut bisa dihadapi dengan pertahanan yang berlapis.

“Misalnya, karena penularan lewat droplett orang bisa terinfeksi dari kontak langsung ataupun tidak langsung, maka basicnya adalah 3M (Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menggunakan masker),” tambahnya.

Jika memang akhirnya, tubuh terinfeksi covid-19 usai mendapatkan vaksin, setidaknya di dalam tubuh sudah memiliki antibodi untuk berperang.  

“Kalau nanti ada kecolongan nih, ada celah yang bisa masuk ke tubuh kita, paling enggak jumlahnya tidak terlalu banyak, dan badan kita bisa antisipasi dengan dibentuk pengamanannya dari vaksin tadi,” paparnya.

Baca juga  Elektabilitas Prabowo Bisa Melorot Akibat Tegur Fadli Zon

Seperti yang diberitakan sebelumnya, data kasus harian covid-19 pada Selasa, (10/08/2021) menunjukkan angka kesembuhan yang mencapai 41.486.

Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 3,1 juta orang sembuh atau tepatnya 3.171.147 orang étau setara dengan 85,3 persen.  

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang sebanyak 11.453 kasus kasus dan totalnya menurun menjadi 437.055 kasus tau sekitar 11,8 persen.

Tinggalkan Komentar