Minggu, 27 November 2022
03 Jumadil Awwal 1444

Dolar AS Letoi, Pasokan Seret Kerek Harga Minyak 4 Persen

Sabtu, 10 Sep 2022 - 10:06 WIB
Dolar AS Letoi, Pasokan Seret Kerek Harga Minyak 4 Persen
Minyak dunia

Harga minyak melonjak sekitar 4 persen di akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB. 10/9/2022). Kenaikan dipantik pelemahan dolar AS, pengurangan dan ancaman pasokan dari Rusia.

Penurunan harga ini tak terpengaruh kontrak berjangka mencatat penurunan mingguan kedua karena kenaikan suku bunga yang agresif dan pembatasan COVID-19 China menekan prospek permintaan. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober terangkat 3,25 dolar AS, atau 3,9 persen, menjadi menetap di 86,79 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November bertambah 3,69 dolar atau 4,1 persen, menjadi ditutup di 92,84 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.

Baca juga
Selamat Datang Musim Hujan, Waspadalah Harga Pangan

Meskipun membukukan kenaikan tajam pada Jumat (9/9/2022), kekhawatiran permintaan membuat harga minyak lebih rendah dalam seminggu. WTI mencatat kerugian mingguan 0,1 persen, sementara Brent turun 0,2 persen, berdasarkan kontrak bulan depan.

Mata uang AS mundur pada Jumat (9/9/2022) setelah reli baru-baru ini, memberikan daya apung pada minyak. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,64 persen menjadi 109,0030 pada akhir perdagangan. Secara historis, harga minyak berbanding terbalik dengan harga dolar AS.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengancam akan menghentikan ekspor minyak dan gas ke Eropa jika pembatasan harga diberlakukan dan pemotongan kecil untuk rencana produksi minyak OPEC+ yang diumumkan minggu ini juga mendukung harga.

Baca juga
Meluncur, Nissan X-Trail Generasi Keempat Segera Mengaspal di Jepang

“Selama beberapa bulan mendatang, Barat harus menghadapi risiko kehilangan pasokan energi Rusia dan melonjaknya harga minyak,” kata Stephen Brennock dari pialang minyak PVM.

Sementara itu, Kota Chengdu memperpanjang penguncian untuk sebagian besar dari lebih dari 21 juta penduduknya pada Kamis (8/9/2022), sementara jutaan lainnya di bagian lain China diberitahu untuk menghindari perjalanan selama liburan mendatang.

Pasar mengabaikan lonjakan tak terduga dalam stok minyak mentah AS. Badan Informasi Energi AS melaporkan Kamis (8/9/2022) bahwa persediaan minyak mentah komersial negara itu meningkat sebesar 8,8 juta barel selama pekan yang berakhir 2 September. Analis yang disurvei oleh S&P Global Commodity Insights memperkirakan pasokan minyak mentah AS menunjukkan penurunan 1,8 juta barel.

Tinggalkan Komentar