Dorong Perluasan Transaksi Digital, OVO Jalin Kolaborasi dengan PT Pos, Bukalapak, Lotte Mart

Ovo Kolaborasi inilah.com

Platform pembayaran digital OVO resmi menjalin kolaborasi dengan beberapa mitra yang memiliki jaringan luas di berbagai kota hingga daerah terpencil di pelosok Tanah Air, yaitu PT Pos Indonesia, PT Buka Mitra Indonesia (Mitra Bukalapak), dan PT Lotte Mart Indonesia.

Dengan sinergi ini, OVO akan menyediakan berbagai layanan transaksi digital yang akan mempermudah masyarakat, salah satunya adalah layanan isi saldo OVO di seluruh gerai Pos Indonesia –termasuk Pospay Agen dan aplikasi Pospay, Mitra Bukalapak, dan Lotte Mart Indonesia. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengakselerasi dan memperluas digitalisasi di berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga  Hyundai Kolaborasi dengan Seniman Lokal Kelas Dunia

“Sebagaimana diarahkan Presiden, kami percaya bahwa percepatan dan perluasan transaksi digital ke lebih banyak daerah di Indonesia akan menjadi daya dorong penting bagi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan,” kata Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra, dalam keterangannya yang diterima Inilah.com, di Jakarta, Minggu (28/11/2021).

Karena itu, kombinasi kekuatan bisnis offline yang dimiliki tiga mitra tersebut dan keandalan teknologi online yang OVO miliki menjadi sangat penting agar dapat memberikan akses keuangan digital yang lebih luas bagi jutaan masyarakat Indonesia, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sebagaimana telah diketahui, jaringan gerai PT Pos Indonesia dan Mitra Bukalapak sudah tersebar luas sampai ke pelosok-pelosok desa dan kecamatan. Saat ini, Mitra Bukalapak telah memiliki 8,7 juta mitra.

Baca juga  OVO Terseret Isu Pemblokiran OJK, Begini Klarifikasinya

Sementara itu, Lotte Mart Indonesia memiliki gerai yang tersebar di berbagai kota, termasuk di luar Pulau Jawa seperti di Medan dan Makassar.

Sedangkan Pos Indonesia dengan infrastruktur jejaring yang dimilikinya, kini mencapai sekitar 24.000 titik layanan yang menjangkau 100 persen kota/kabupaten, hampir 100 persen kecamatan dan 42 persen kelurahan/desa serta 940 lokasi transmigrasi terpencil di Indonesia.

Karaniya menambahkan, kolaborasi ini merupakan sebuah bukti lagi dari filosofi bisnis OVO yang meyakini pentingnya prinsip ekosistem terbuka. Di atas prinsip ini, OVO terbukti telah ikut memberikan dampak positif bagi pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Baca juga  Katulampa Siaga 3, BPBD Minta Warga Jakarta Waspada Banjir

Studi CORE Indonesia yang dipimpin ekonom senior Dr Hendri Saparini, antara lain menyimpulkan bahwa setelah bergabung dengan OVO, 70 persen pelaku UMKM mengalami peningkatan transaksi harian dengan rata-rata peningkatan penjualan sebesar 30 persen.

“Kami berharap dampak positif ini Insya Allah dapat terus kami tingkatkan dan semakin meluas dengan adanya kolaborasi strategis antara OVO dengan Pos Indonesia, Lotte Mart Indonesia, dan Mitra Bukalapak ini,” tutup Karaniya.

Tinggalkan Komentar