Selasa, 31 Januari 2023
09 Rajab 1444

DPR Desak Polri Usut Penembakan Ajudan Kadiv Propam Secara Transparan

Senin, 11 Jul 2022 - 19:53 WIB
Penulis : Aria Triyudha
0711 024043 4303 Inilah.com  - inilah.com
Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. Foto: tribrata

Komisi III DPR RI turut prihatin atas terjadinya baku tembak yang menewaskan ajudan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat. Polri pun didesak mengusut kasus ini secara transparan dan akuntabel.

“Pengungkapan kasus dan penindakan hukumnya harus transparan dan akuntabel,” kata anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto kepada Inilah.com, Senin (11/7/2022).

Didik meminta masyarakat untuk bersabar. Untuk itu, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini mendorong Mabes Polri segera memberikan informasi yang cukup kepada masyarakat.

“Sehingga dengan demikian kita akan tahu tentang duduk masalah yang sebenarnya,” tegas Didik.

Baca juga
Sembuh dari COVID-19, Putri Candrawathi Kembali Muncul di PN Jaksel

Sebelumnya, Polri membenarkan adanya baku tembak yang menewaskan Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat, Jumat (8/7/2022). Korban merupakan ajudan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo pada Jumat (8/7/2022) lalu.

“Saya akan menyampaikan informasi terkait adanya penembakan. Peristiwa itu benar telah terjadi pada hari jumat 8 Juli 2022, kurang lebih jam 17 atau jam 5 sore,” kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, hari ini

Ramadhan mengatakan, kejadian bermula saat korban memasuki rumah petinggi Polri di Perumahan Dinas Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kemudian, lanjut dia, anggota Polri lain Bharada (Bhayangkara Dua) berinisial E menegur. Namun korban malah mengacungkan senjata sehingga terjadi baku tembak di antara keduanya.

Baca juga
Deolipa Minta Timsus Polri Tahan Putri Candrawathi

“Peristiwa singkatnya seperti ini. Saat itu saudara korban berada atau memasuki rumah salah satu pejabat polri di perumahan dinas Duren Tiga. Kemudian, ada anggota lain atas nama Bharada E menegur dan saat itu yang bersangkutan mengacungkan senjata kemudian melakukan penembakan. Bharada E tentu menghindar dan membalas tembakan terhadap korban,” tambahnya.

Akibat baku tembak, Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat meninggal dunia. Kasusnya kini dalam penanganan Propam Mabes Polri dan Polres Metro Jakarta Selatan.

Tinggalkan Komentar