Senin, 28 November 2022
04 Jumadil Awwal 1444

DPR Minta Jasamarga Pastikan Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2022

Jumat, 29 Apr 2022 - 21:45 WIB
One Way macet Mudik - inilah.com
Kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan one way dan ganjil genap pada arus mudik Lebaran 2022, Subang, Jawa Barat, Kamis (28/4/2022) - Antara

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, meminta BUMN yang terkait dengan penyelenggara Jalan Tol memberikan layanan terbaik bagi para pemudik lebaran Idul Fitri tahun 2022.

“Kami meminta agar BUMN penyelenggara tol seperti Jasamarga dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang akan mudik menggunakan jalur darat khususnya jalan tol. Pelayanan prima harus diberikan demi kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini” kata Andre dalam keterangannya, Jumat (29/4/2022).

Andre memprediksi jalan tol Trans Jawa akan menjadi tumpuan arus mudik Lebaran 2022. Menurutnya, jalan tol mampu memangkas jarak tempuh dan pemudik terhindar dari pasar tumpah.

Baca juga
144.392 Personel Dikerahkan Polri Demi Amankan Lebaran

Namun demikian, lanjut Kapoksi Gerindra di Komisi VI DPR RI ini, jalan tol belum sepenuhnya bebas hambatan. Tempat istirahat dan gerbang tol masih rentan memicu kepadatan. Dia mengatakan potensi kepadatan di tol masih terjadi di tempat istirahat.

“Di jalan tol, pengemudi tidak bisa seenaknya berhenti kecuali karena masalah darurat, seperti mogok. Itu sebabnya, pengendara kerap menyerbu rest area yang jaraknya bisa 30 kilometer atau lebih dengan area istirahat selanjutnya. Apalagi, saat masa mudik Lebaran. Mereka butuh rehat, makan, mengisi bahan bakar, hingga ke toilet. Ini yang harus mendapatkan perhatian khusus dari BUMN penyelenggara tol. Kami ingin penyelenggara tol memastikan ketersediaan dan kebersihan rest area demi kenyamanan para pemudik,” tutur Andre.

Baca juga
Pemudik Sepeda Motor Diimbau tidak Melebihi Kapasitas Kendaraannya

Andre juga mengingatkan potensi kepadatan di pintu keluar tol. Dia meminta agar pengelola tol menyiapkan upaya antisipasi, seperti menambah petugas transaksi di gardu tol hingga menyiapkan sekenario pemecahan arus.

“Setelah dua tahun tidak bersua dengan keluarga karena lonjakan kasus COVID-19, akan ada peningkatan kendaraan karena euforia mudik. Ini harus menjadi perhatian bagi pengelola tol,” pungkas Andre.

Tinggalkan Komentar