Jumat, 30 September 2022
04 Rabi'ul Awwal 1444

DPR Ragukan Kapolri Bubarkan Satgassus Merah Putih

Selasa, 16 Agu 2022 - 14:59 WIB
72 - inilah.com
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) didampingi Wakapolri yang juga Ketua Timsus Polri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono (kiri) berjalan sebelum memberikan keterangan pers terkait tersangka baru kasus dugaan penembakan Brigadir J di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Foto: Antara

DPR meragukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membubarkan Satgassus Merah Putih. Pasalnya hingga kini belum ada laporan pertanggungjawabannya. Bahkan DPR tidak mengetahui secara pasti kinerja satgassus yang telah dipimpin Irjen Ferdy Sambo selama dua tahun terakhir.

Anggota Komisi III DPR, Taufik Basari menyebutkan, Satgassus Merah Putih seperti lembaga dalam lembaga pada Korps Bhayangkara. Kendati menilai tepat pembubaran satgas tersebut, namun dia mengaku menunggu laporan resminya dari Kapolri Sigit.

“Selama ini pun juga kita tidak banyak mendapatkan informasi terkait dengan apa yang dilakukan, termasuk juga tidak ada laporan resminya,” kata Taufik, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, (16/8/2022).

Dia memastikan Komisi III DPR bakal mempertanyakan pembubaran satgassus tersebut pada rapat kerja dengan Kapolri yang bakal digelar dalam waktu dekat. “Ini bisa menjadi materi pembahasan untuk mempertanyakan selama ini apa yang dilakukan oleh satgassus, kemudian pertimbangan apa yang kemudian diberikan ketika membubarkan satgassus ini,” sambung Taufik.

Baca juga
DPR: Rakyat Tertawa Lihat PSI yang Hanya Cari Sensasi

Kapolri Sigit disebut telah membubarkan Satgassus Merah Putih yang dibentuk pertama kali pada masa Tito Karnavian menjabat Kapolri. Namun sejauh ini tidak diketahui adanya surat penetapan pembubaran satgas yang dibentuk berdasarkan surat perintah (sprin) Kapolri itu.

Taufik menilai, penting bagi DPR untuk mengetahui kinerja satgassus yang disebut-sebut melalukan banyak penyelewengan hukum sebagai bagian dari evaluasi. “Dan apabila ada hal-hal yang perlu diperbaiki ketika melakukan pembentukan satgassus, (harus ada) evaluasi (terkait) apa yang dimiliki oleh kapolri untuk melakukan pembenahan ke depannya,” tegas Taufik.

 

Tinggalkan Komentar