Minggu, 27 November 2022
03 Jumadil Awwal 1444

DPR Setujui UU APBN 2023, Total Belanja Negara Naik Jadi Rp3.061,1 T

Kamis, 29 Sep 2022 - 21:41 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
DPR Setujui UU APBN 2023, Total Belanja Negara Naik Jadi Rp3.061,1 T
Rapat Paripurna DPR/ Foto: Antara

Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR menyetujui Rancangan Undang Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 menjadi Undang Undang dalam Rapat Paripurna yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis.

“Kami menanyakan kembali kepada seluruh peserta sidang apakah RUU APBN 2023 dapat disetujui untuk disahkan menjadi Undang-Undang?,” kata Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel.

Sementara itu terdapat beberapa perubahan komponen asumsi dasar makro yang diusulkan pemerintah dalam RAPBN 2023, seperti tingkat inflasi dari sebelumnya diusulkan 3,3 persen menjadi 3,6 persen.

Nilai tukar rupiah pun turut berubah dari usulan sebelumnya yang di level Rp14.750 per US$ menjadi Rp14.800 per US$. Kemudian target lifting gas bumi berubah dari yang diusulkan sebelumnya sebesar 1.050 ribu barel setara minyak per hari menjadi 1.100 ribu barel setara minyak per hari.

Baca juga
Sri Mulyani Sebut Subsidi Bisa Tembus Rp698 Triliun Jika Harga BBM Tidak Naik

Postur APBN 2023 yang disepakati turut berubah dari usulan pemerintah yaitu pendapatan negara dari Rp2.443,5 triliun menjadi Rp2.463,0 triliun, belanja negara dari Rp3.041,7 triliun menjadi Rp3.061,1 triliun.

Untuk defisit anggaran secara nominal disepakati sama dengan usulan sebelumnya yaitu Rp598,15 triliun, namun secara persentase berubah dari 2,85 persen menjadi 2,84 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Untuk keseimbangan primer disepakati sama dengan usulan pemerintah yaitu sebesar Rp156,7 triliun.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi dan tingkat bunga Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun yang disepakati tidak berubah dari usulan sebelumnya yaitu masing-masing di level 5,3 persen dan 7,9 persen.

Baca juga
Menkeu Targetkan Angka Kemiskinan Turun ke Level 7,5-8,5 Persen di 2023

Untuk asumsi harga minyak mentah Indonesia yang disepakati turut sesuai usulan sebelumnya yaitu sebesar 90 dolar AS per barel, sedangkan komponen lifting minyak bumi yang ditargetkan mencapai 660 ribu barel per hari.

Selain itu DPR RI turut menyepakati beberapa target pembangunan dalam APBN 2023 dan tidak berubah dari usulan pemerintah dalam RAPBN 2023.

Secara rinci Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dalam APBN 2023 disepakati antara 5,3 persen sampai 6 persen, tingkat kemiskinan 7,5 persen sampai 8,5 persen dan ketimpangan atau gini ratio di rentang 0,375 sampai 0,378.

Tinggalkan Komentar