Senin, 15 Agustus 2022
17 Muharram 1444

Dua Kali Resmikan Bandara, Jokowi Selalu Beli Jaket Bomber Motif Khas Daerah

Jumat, 17 Des 2021 - 22:30 WIB
Dua Kali Resmikan Bandara, Jokowi Selalu Beli Jaket Bomber Motif Khas Daerah

Upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun kecintaan terhadap produk dalam negeri, bukan hanya manis di bibir. Dua kali meresmikan bandara, Jokowi selalu belanja jaket bomber bermotif khas daerah, produksi UMKM setempat.

Saat meresmikan Bandara Ngloram di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (16/12/2021), penampilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lain dari biasanya. Tampak lebih muda mengenakan jaket bomber bermotif khas Blora.

Jaket yang sangat ‘anak mudah banget’ itu, bergambar kayu jati dan penari Tayub. Ya, Kabupaten Blora memang dikenal dengan kayu jati. Ya, kayu jati asal Blora terkenal karena batangnya yang lurus, sedikit mata dan kekuatannya.

Baca juga
Bea Cukai Dorong Pelaku UMKM Pasarkan Produk ke Luar Negeri

Motif Penari Tayub, cerminan budaya khas Kabupetan Blora. Seni Tayub menggambarkan spontanitas, kekeluargaan, kesederhanaan, rancak, dan penuh rasa humor dari masyarakat pedesaan.

Sejatinya, kesenian Tayub juga akrab di sejumlah kabupaten tetangga Blora. Misalnya, Bojonegoro, Tuban, Nganjuk, Ngawi, Tulungagung hingga Madiun.

Kembali ke hobi Jokowi beli jaket bomber khas daerah, terjadi pula saat meresmikan Bandara Tebelian di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat pada 8 Maret 2021.

Sebelumnya seremonial, langkah kaki Jokowi terhenti di pojok lobby Bandara Tebelian. Matanya tak berkedip ketika melihat jaket bomber berbahan tenun ikat khas Sintang.

Tak perlu menunggu lama, Jokowi langsung beli dan mengenakan jaket bermotif manok atau tali pengikat kaki ayam. Ternyata, keputusan Jokowi membeli produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) itu, dampaknya luar biasa. Misalnya, jaket bomber keluaran Snap Custom Wear yang dibeli Jokowi saat meresmikan bandara Ngloram, habis terjual alias sold out dalam sekejab. “Ini nih yg ditunggu tunggu …. Belum sampai di post udah sold out,” tulis admin akun brand tersebut.

Baca juga
Bappenas: Untuk Ngelas Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Impor Pekerja China

 

 

 

Tinggalkan Komentar