Sabtu, 01 Oktober 2022
05 Rabi'ul Awwal 1444

Dukung Ekonomi Hijau, Bank Mandiri Genjot Kredit untuk Pembiayaan Berkelanjutan

Rabu, 20 Jul 2022 - 18:55 WIB
Dukung Ekonomi Hijau, Bank Mandiri Genjot Kredit untuk Pembiayaan Berkelanjutan
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi (Viva).

Sesuai arahan pemerintah dan industri global untuk menggenjot pembiayaan berkelanjutan, tren ekonomi hijau konsisten naik. Bank Mandiri terus menggenjot porsi pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing).

Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi menjelaskan, sepanjang kuartal I-2022, kontribusi perseroan terhadap pembiayaan berkelanjutan dan ekonomi hijau masing-masing Rp 209,8 triliun, atau setara 24,9% dari total kredit Bank Mandiri, serta Rp96,8 triliun atau setara 11,5% dari total kredit Bank Mandiri.

Total jenderal, kredit Bank Mandiri untuk pembiayaan berkelanjutan dan ekonomi hijau mencapai Rp306,6 triliun. “Bank Mandiri secara konsisten terus melanjutkan komitmen untuk menjaga dan meningkatkan prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance) yang dapat berkontribusi secara langsung terhadap industri keuangan nasional. Antara lain dengan mengembangkan pembiayaan yang selaras dengan POJK 51/2017, Roadmap NDC/NZE Indonesia, serta framework ESG (Environmental, Social and Governance) yang mengacu pada best practices” ujar Darmawan, Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Bank Mandiri, kata dia, berharap, capaian ini mampu mendorong transisi dan pertumbuhan perekonomian hijau di dalam negeri, untuk mencapai aspirasi sebagai pemimpin pasar pembiayaan berkelanjutan di Indonesia.

Baca juga
Jaga Investasi, Pengamat Sarankan Bank Mandiri dan Titan Cari Solusi

Darmawan mengatakan, untuk mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) di tahun 2030 dan Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060, kebutuhan pembiayaan hijau mencapai US$ 281 miliar. Terkait kebutuhan tersebut, Bank Mandiri menargetkan untuk secara konsisten berkontribusi sebesar 21%-23% terhadap porsi pembiayaan hijau nasional guna mendukung tercapainya target NDC dan NZE Indonesia.

Adapun, salah satu upaya yang turut dilakukan Bank Mandiri untuk mencapai aspirasi tersebut yakni dengan secara bertahap menerapkan strategi konversi brown sector to green sector melalui penyusunan skema pembiayaan hijau kepada perusahaan yang telah memiliki timeline transisi untuk mendukung lower carbon emission yang juga sesuai dengan Roadmap Transisi Energi Nasional.

Baca juga
HUT RI Ke-77, Transfer BI Fast di Livin’ by Mandiri Cuman Rp77

Dengan berbagai inisiatif dan dukungan dari pemerintah, regulator, sektor keuangan, dan seluruh stakeholder terkait, Darmawan meyakini hal ini dapat memicu peningkatan investasi baru seperti pembiayaan ke energi terbarukan beserta ekosistemnya.

“Kunci utama untuk mewujudkan hal ini adalah kolaborasi dari seluruh pihak baik dari Pemerintah, Regulator, Industri Keuangan, Masyarakat, dan seluruh Stakeholder terkait baik secara Nasional maupun Global. Melalui sinergi ini, diharapkan dapat mengembangkan ekosistem pembiayaan hijau sesuai best practices dan mendukung transisi energi yang affordable bagi sektor riil, institusi keuangan, serta investor untuk bersama-sama menjadikan bumi sebagai tempat tinggal yang lebih baik bagi generasi di masa yang akan datang” pungkasnya.

Baca juga
RHB Sekuritas Teropong Kredit Bank BJB Tumbuh Kuat

 

Tinggalkan Komentar