Dukung Formula E, Bamsoet: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah

Gubernur Dki Jakarta Anies Baswedan Mempersiapkan Gelaran Formula E - inilah.com
Gubernur Dki Jakarta Anies Baswedan Mempersiapkan Gelaran Formula E

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta publik tak terpengaruh dengan isu korupsi Formula E yang tengah diselidiki KPK.

Menurutnya, jika terjadi indikasi korupsi, biarkan penegak hukum yang mengerjakan. Tapi ajang olahraganya, jangan dihalangi apalagi di hilangnkan.

“Kita harus belajar antara perbuatan pidana dengan kegiatan olahraga harus dipisah, jadi jangan dipukul rata. Bahwa ada pihak-pihak atau orang nanti terbukti menyalahgunakan jabatan menimbulkan kerugian negara silakan diproses,” kata Bamsoet, sapaan akrabnya di Komplek Parlemen, Minggu (28/11/2021).

Bamsoet sendiri ditunjuk sebagai steering committee Formula E. Sebagai Ketua Umum IMI, Bamsoet optimis gelaran Formula E bisa memberikan manfaat besar untuk negeri.

Baca juga  MA Tolak Gugatan Yusril Soal AD/ART Demokrat AHY

“Kita lihat kemarin impact dari pada world super bike (WSBK) di Mandalika, pertumbuhan ekonomi dalam seminggu di sana tumbuh 5 persen dan bukan hanya Lombok , NTT tapi juga impact ekonominya sampai ke Bali,” ungkapnya.

Selain itu Bamsoet mengingatkan jika gelaran Formula E sampai dibatalkan, uang yang sudah disetorkan tidak bisa dikembalikan. Justru kemudian bisa menimbulkan kerugian negara.

“Sehingga di Formula E ini kita selamatkan dari sisi ekonominya, dari sisi manfaatnya. Bahwa ada proses-proses yang harus diselesaikan secara hukum silakan diselesaikan gitu lho,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar