Minggu, 26 Maret 2023
04 Ramadhan 1444

Dukung IKN Cepat Digarap, Menteri Erick Relakan Bina Karya Dicaplok Otorita

Rabu, 07 Des 2022 - 06:38 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir dukung IKN Nusantara, Jakarta, Selasa (6/12/2022). (Foto: VOI).

Menteri BUMN Erick Thohir memastikan, PT Bina Karya (Persero) yang merupakan perusahaan konsultan teknik konstruksi, bukan lagi BUMN. Namun diambil-alih Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Sudah. Sudah selesai (proses pengalihan). Jadi kan begini, rencana IKN itu salah satunya kan bagaimana mempunyai badan usaha yang bisa mengelola aset-aset secara transparan,” tutur Menteri Erick di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (6/12/2022).

“Kalau membentuk (perusahaan) baru itu kan di BUMN, masih banyak perusahaan yang memang sudah tidak masuk menjadi ‘blue-printnya’ BUMN. Nah, salah satunya itu diambil, saya rela. Kan makin bagus, orang mau nutup ratusan (BUMN) kok,” lanjut Menteri Erick.

Baca juga
Erick Thohir: Santri Jadi Pilar Utama Ekonomi Syariah Nasional

Bina Karya, sambung dia, akan beroperasi di bawah Otorita IKN. “Sudah clear (jelas). Tidak ada hubungan dengan BUMN. Itu langsung antara IKN sama pemerintah pusat, cuma kita kasih cangkangnya,” ungkapnya.

Itu berarti, lanjutnya, aset Bina Karya pun akan menjadi milik Otorita IKN sepenuhnya. “Pemegang saham bukan di saya, kan asetnya kita sudah lepas semua. Kita hanya memberikan PT-nya dan itu dijadikan tentu cangkang buat kegiatan di IKN,” terang Menteri Erick.

Sebelumnya, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono, menerangkan, memerlukan badan usaha agar hubungan dengan pengusaha dan calon investor menjadi lebih lincah. Sementara Otorita IKN nantinya akan mengatur dari sisi pemerintahannya.

Baca juga
Cuci Gudang Direksi MIND ID, Putera Asli Papua Dicopot, Begini Penjelasan Arya BUMN

Untuk memuluskan hal itu, tujuan dan fokus Bina Karya nantinya akan dirumuskan ulang. Salah satu upayanya, perlu mengubah Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1962 tentang Pendirian Perusahaan Negara.

Proses merumuskan ulang tujuan dan fokus Bina Karya, lanjut Bambang, akan dimatangkan dalam waktu 2-3 pekan ke depan, sehingga badan usaha tersebut akan sesuai dengan kebutuhan Otorita IKN.

Adapun, untuk mendekati calon investor, penjajakan dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi pada 18 Oktober 2022. Dari jajak pasar itu, diharapkan mampu menjaga kepercayaan dan keyakinan pasar, terutama para calon investor yang sudah memberikan Letter of Interest untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN.

Baca juga
Pembangunan Tol IKN Nusantara Bersamaan dengan Istana Negara

 

Tinggalkan Komentar