Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Dukung Pembentukan Provinsi Papua Tengah, Warga Turun ke Jalan

Dukung Pembentukan Provinsi Papua Tengah, Ribuan Turun ke Jalan
Dukung Pembentukan Provinsi Papua Tengah, Ribuan Turun ke Jalan

Ribuan warga Kabupaten Mimika, Papua turun ke jalan menggelar aksi dukungan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Papua Tengah, Rabu (13/4/2022).

Ada 18 perwakilan dari setiap suku di Timika yang menggelar deklarasi dukungan untuk Provinsi Papua Tengah.”Aksi turun ke jalan ini merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah atas terbentuknya DOB Papua Tengah dengan ibu kotanya di Timika,” ungkap Ketua Koordinator Aksi Deklarasi, Karel Kum.

Karel mengklaim, suku Amungme bersama suku Kamoro menyatakan menerima ibu kota Provinsi Papua Tengah ditempatkan di Timika. Dia meminta semua pihak mendukung dan menerima rencana ini.

“Kami terima provinsi Papua Tengah, di Timika harga mati. Siapapun yang menolak maka akan bertentangan dengan aturan,” tegasnya.

Baca juga
Islam Tengah Bawa Misi Ketuhanan dan Kemanusian

Karel mengeklaim, Pemekaran Wilayah Papua bertujuan untuk mensejahterakan Rakyat Papua.

Massa juga menegaskan wilayah Timika akan menjadi ibu kota DOB Papua, massa bergerak sekitar pukul 09.00 WIT dari Kota Timika menuju ke Kantor Bupati Mimika. Setiap perwakilan dari suku/kerukunan kemudian memberikan penyataan deklarasi dukungan pembentukan Provinsi Papua Tengah.

Ada 3 point pernyataan Deklarasi Mimika Bersatu oleh Yance Yohanis Boyau, Ketua Forum Peduli Pemekaran DOB, yakni:

1) Mendukung upaya penyelesaian konflik di Papua secara bermartabat demi tercapainya Papua Damai.
2) Mendorong penyelesaian masalah Papua secara rekonsiliasi dan restitusi menuju Papua yang aman.
3) Mendukung implementasi UU Otsus nomor 2 tahun 2021 dan rencana pemekaran DOB menuju Papua damai, aman dan sejahtera.

Baca juga
DOB Jadikan Putra Daerah sebagai Pemimpin di Wilayahnya

Pada kegiatan deklarasi tersebut dihadiri oleh 3000 masyarakat Mimika dari berbagai suku adat di Kab. Mimika. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua adat di Kab. Mimika seperti Yance Yohanis Boyau (Ketua Forum Peduli Pemekaran), Toro Koyame (Koordinator Aksi), Karel Kum (Tokoh Lemasa), Lazarus Kobogau (Tokoh Masyarakat Suku Moni), Adolof M. (Perwakilan Perkumpulan Keluarga Sulewesi Utara), Yulius Hagabal (Kepala Suku Damal), Dercy Rumberi (Perwakilan Suku Saireri), M. Didie MS (Tokoh Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu / KKJB), Zwingly Demena (Ikatan Keluarga besar Jayapura), Ristam Kupak (Perwakilan Tokoh dari Fak-Fak), Lalu Wijaya (Ketua Paguyuban Masyarakat Lombok), Frans Tumuka (Ketua Yayasam Yuamako), Yulius Hagabal (Kepala Suku Damal).

Tinggalkan Komentar