Rabu, 28 September 2022
02 Rabi'ul Awwal 1444

Dukungan untuk Ukraina dari Lapangan Sepak Bola

Jumat, 25 Feb 2022 - 14:08 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Dukungan untuk Ukraina dari Lapangan Sepak Bola
Dukungan untuk Ukraina dari Lapangan Sepak Bola

Dukungan untuk Ukraina dari lapangan sepak bola bermunculan pada lanjutan playoff Piala Europa Jumat (25/2/2022) dini hari tadi.

Sejumlah tim eropa menyatakan dukungan sekaligus simpatinya untuk Ukraina yang digempur Rusia lewat serangan militer pada Kamis subuh.

Para pemain Slavia Praha menggunakan baju kuning dengan logo Ukraina dan bertuliskan ‘Kami berdiri bersama Ukraina’ sebelum pertandingan melawan Fenerbahce di Stadion Eden, Republik Ceko.

Di Italia, tepatnya di Stadion Diego Armando Maradona, para pemain Napoli dan Barcelona juga kompak membentangkan spanduk bertuliskan ‘Stop War’ sebelum laga dimulai.

Dukungan untuk Ukraina dari lapangan sepak bola
Dukungan untuk Ukraina dari lapangan sepak bola

“Para pemain Napoli dan Barcelona akan menunjukkan spanduk dengan kata-kata ‘STOP WAR’ sebelum pertandingan hari ini,” tulis Barcelona di Twitter.

Baca juga
Rusia Berpotensi Segera Serbu Ukraina, Warga AS Didesak Segera Keluar dari Negara Itu

Sementara itu pemain Atalanta Ruslan Malinovskyi memperlihatkan pesan ‘Jangan ada perang di Ukraina’ usai mencetak gol ke gawang Olimpiakos pada pertandingan playoff Liga Europa.

Sebelumnya sejumlah bintang sepak bola eropa juga menyatakan dukungannya terhadap Ukraina atas invasi Rusia sejak Kamis (24/2/2022) dini hari.

Sederet rudal mendarat di sejumlah kota di Ukraina. Militer Rusia juga mengeklaim sudah menguasai fasilitas nuklir Chernobly.

Bandara utama Ukraina juga menjadi sasaran rudal Rusia untuk mencegah aktivitas udara negara tersebut. Ribuan warga Kiev berlarian mencari tempat perlindungan. Jalan-jalan di kota juga macet total setelah ribuan kendaraan mencoba keluar dari kota. Mereka bahkan berusaha meninggalkan Ukraina demi mencari selamat.

Baca juga
Barcelona Susah Payah Kalahkan Elche 3-2

Sejumlah stasiun kereta bawah tanah Ukraina berubah fungsi menjadi bunker perlindungan warga yang ketakutan melihat sejumlah gedung hancur.

Tinggalkan Komentar