Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Efek Konflik Rusia, Jerman Minta Indonesia Suplai Batu Bara ke Eropa

Minggu, 29 Mei 2022 - 01:33 WIB
Efek Konflik Rusia, Jerman Minta Indonesia Suplai Batu Bara ke Eropa
Batu Bara

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan Jerman mengungkapkan keinginannya untuk menjalin kerja sama suplai batu bara dari Indonesia.

Menteri ESDM Arifin Tasrif telah bertemu dengan CEO Asosiasi Perusahaan Batubara di Jerman (VDKI) dan juga CEO HMS Bergbau AG, Lars Schernkau, bertempat di Hotel Palace Berlin, Jumat (27/5) waktu setempat.

“Pada pertemuan tersebut disampaikan bahwa 50 persen dari suplai batu bara Jerman berasal dari Rusia, dan dengan perkembangan situasi saat ini Jerman ingin mengembangkan kerja sama suplai batu bara dari Indonesia,” kata Agung dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (28/5/2022).

Baca juga
Rusia-Ukraina Tegang, Kementerian ESDM Klaim Suplai BBM Nasional Aman

Dalam pertemuan itu, lanjut Agung, Menteri Arifin juga meminta VDKI juga bisa berkoordinasi dengan asosiasi perusahaan serupa di kawasan Eropa, termasuk memastikan ketersediaan fasilitas pelabuhan, serta terms and conditions untuk kontrak tersebut.

Kementerian ESDM memproyeksikan Indonesia memiliki sumber daya batu bara sebanyak 91,6 miliar ton dengan cadangan mencapai 31,7 miliar ton.

Pada 2021 realisasi produksi batu bara Indonesia mencapai 614 juta ton atau 98,2 persen dari target 625 juta ton. Sedangkan realisasi pemanfaatan batu bara domestik tercatat sebanyak 133 juta ton atau 96,7 persen dari target 137,5 juta ton.

Sebagai informasi, efek perang Rusia versus Ukraina telah berdampak terhadap suplai energi di Eropa. Apalagi pemimpin Uni Eropa sepakat untuk menghapus semua impor batu bara dari Rusia.

Baca juga
Harga Komoditas Meroket, Berkahnya untuk Oligarki, Deritanya Jatah Rakyat

Menurut Badan Energi Internasional, Rusia merupakan pemasok batu bara terbesar bagi Eropa pada 2021, di mana Jerman termasuk yang tertinggi impor batu bara Rusia. Sekitar 10 persen listrik Jerman dihasilkan dari pembakaran batu bara. [ikh]

Tinggalkan Komentar