Rabu, 25 Mei 2022
24 Syawal 1443

Efek Perang Rusia-Ukraina, Anak Buah Sri Mulyani Akui Beratkan APBN 2022

Perang Rusia-Ukraina, Anak Buah Sri Mulyani Akui Beratkan APBN 2022
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata bilang, konflik Rusia-Ukraina yang memicu kenaikan harga batu bara dan minyah mentah (crude oil) dunia, memberatkan APBN 2022.

“Peningkatan harga minyak mentah dunia tentunya berdampak terhadap APBN,” kata Isa di Jakarta, Rabu (9/3/2022).

Secara keseluruhan, jelasnya, kenaikan harga komoditas termasuk Indonesian Crude Price (ICP), memang berdampak positif terhadap pendapatan negara, terutama Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Namun, jelasnya, kenaikan harga komoditas juga berdampak terhadap belanja negara. “Terutama subsidi energi yang menjadikan ICP menjadi salah satu parameter utama dalam perhitungannya,” urainya.

Pemerintah, menurut anak buah Menteri Keuangan Sri Mulyani ini, akan terus memantau pergerakan harga minyak dunia dan mengukur dampaknya terhadap APBN. Pemerintah akan mengambil kebijakan yang diperlukan secara menyeluruh dengan melihat dari sisi potensi penerimaan negara, beban terhadap belanja negara serta konsekuensi terhadap pembiayaan anggaran. “Tentu saja, dengan tetap mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang saat ini baru pulih dari dampak pandemi COVID-19,” papar Isa.

Baca juga
Inilah Perkembangan Pasar Keuangan yang Perlu Dicermati Investor

Isa menegaskan, pemerintah terus melakukan monitoring perkembangan perekonomian, termasuk volatilitas harga komoditas terkini dalam rangka antisipasi kebijakan. “Pemerintah akan memastikan respons kebijakan mengutamakan stabilitas perekonomian nasional dan menjaga supply barang kebutuhan pokok masyarakat. Baik pangan maupun energi, serta menjaga keberlanjutan fiskal yang mendukung dunia usaha,” kata Isa.

Tinggalkan Komentar