Eks Pegawai KPK: Orang yang Berhentikan Kami Tak Boleh Tenang

Eks Pegawai KPK: Orang yang Berhentikan Kami Tak Boleh Tenang - inilah.com
Eks Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap (foto inilah.com)

Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap, memiliki tugas dan tanggung jawab moral untuk menjaga garis perjuangan 57 eks pegawai KPK melawan pimpinan lembaga antirasuah Firli Bahuri secara hukum, karena telah memecat mereka dengan dalil tes wawasan kebangsaan (TWK).  

“Sekali lagi bahwa orang-orang yang memberhentikan kami enggak boleh tenang, mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka terhadap kami,” kata Yudi saat menjadi narasumber podcast Inilah.com, Kamis (15/10/2021). 

Fokus litigasi ini, lanjut Yudi, juga bertujuan untuk menyadarkan pimpinan KPK bahwa mereka telah melakukan perbuatan sewenang-wenang. 

Hal itu merujuk pada hasil pemeriksaan mendalam yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dan Komnas HAM, TWK pegawai KPK ditemukan banyak perbuatan melanggar hukum dan HAM. Bertujuan untuk menyingkirkan pegawai KPK. 

Baca juga  Menyerah, Anggiat Pasaribu Muncul Pakai Baju Christian Dior

“Persoalannya hasilnya (TWK) tidak ada. Kalau benar hasilnya ada, mana? benar enggak hasilnya seperti itu? Hasilnya enggak dikasih. Itu yang membuat kami merasa bahwa ini upaya penyingkiran dibuktikan investigasi Komnas Ham,” ucapnya.

Diketahui, 57 pegawai KPK resmi dipecat  pada Kamis (30/9/2021). Akibat tak lolos TWK, sehingga tak dapat diangkat menjadi  aparatur sipil negara (ASN) KPK.

Walau demikian para pegawai KPK yang tidak lolos TWK itu, justru mau direkrut Polri menjadi ASN di Korps Bhayangkara. 

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sangat serius merekrut Novel Baswedan dkk, karena mereka mewarisi rekam jejak yang baik selama proses pemberantasan korupsi saat aktif di lembaga anti rasuah.

Baca juga  Pemerintah Genjot Vaksinasi Pekerja

Keyakinan lembaga Polri yang dipimpin oleh Jenderal Bintang Empat itu, sekaligus mementahkan ketidakpercayaan KPK yang juga saat ini dipimpin oleh Polisi aktif, Komjen Pol Firli Bahuri terhadap Novel Baswedan dn rekan-rekan. 

Tinggalkan Komentar