Ekspor Indonesia Makin Oke, Mendag Lutfi Tambah Pede

Ekspor Indonesia Makin Oke, Mendag Lutfi Tambah Pede  - inilah.com

Memasuki triwulan akhir 2021, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi semakin percaya diri. Bahwa, perekonomian Indonesia bakal pulih lebih cepat dari perkiraan.

Tentunya, optimisme sang menteri, didukung data-data otentik. jadi, bukan asal nyeplos lho. Bahwa nilai ekspor Indonesia pada kuartal II-2021 melambung tinggi, menjauhi nilai impor. Pertanda, neraca perdagangan Indonesia super sehat. Selain juga mencerminkan perekonomian dunia tidak buruk-buruk amat. Yang berdampak kepada masih tingginya permintaan komoditas asal Indonesia.

Dan, Kementerian Perdagangan terus berupaya menjadi garda terdepan dalam menjaga neraca perdagangan Indonesia di tengah pandemi. Berbagai upaya dijalankan Mendag Lutfi guna memajukan perdagangan Indonesia di kancah internasional. Membuka pasar untuk produk dan komoditas Indonesia, menjadi fokus utamanya. Yang melahirkan itu tadi, nilai ekspor meroket.

Baca juga  Kunjungi Medan, Mendag Lutfi Datangi Peternakan Madu

“Berbagai upaya terus kami lakukan untuk dapat menunjang pemulihan ekonomi nasional. Kita melihat ekonomi Indonesia pada kuartal II 2021 sangat menggembirakan karena pertumbuhannya lebih dari 7 persen, yaitu 7,07 persen berbanding periode sama tahun lalu,” ujar Mendag Lutfi saat Opening Ceremony 36th Trade Expo Indonesia 2021, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pertumbuhan ini antara lain ditopang oleh ekspor selama periode tersebut yang tumbuh signifikan yaitu 31,78 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

“Pemulihan ekspor di Indonesia sangat dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi global dan meningkatnya permintaan dari negara-negara mitra dagang Indonesia,” katanya.

Selanjutnya pada periode Januari hingga Agustus 2021, total ekspor Indonesia mencapai US$142,01 miliar atau tumbuh setidaknya 37,77 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Baca juga  Omicron, Nama Varian COVID-19 Afrika Selatan

“Pertumbuhan ini lebih tinggi dari nilai impor sebesar US$122,83 miliar, sehingga neraca perdagangan Indonesia surplus US$19,7 miliar pada Januari hingga Agustus 2021,” pungkas Lutfi.

Tinggalkan Komentar