Kamis, 29 September 2022
03 Rabi'ul Awwal 1444

Emas Mulai Mengilap Diusap Memburuknya Ekuitas AS

Sabtu, 17 Sep 2022 - 13:47 WIB

Hari ini, emas terlihat lebih mengilap ketimbang kemarin. Lantaran harga emas menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB, 17/9/2022).

Kenaikan ini menghentikan kerugian selama tiga sesi berturut-turut, karena ekuitas AS turun tajam setelah peringatan perlambatan global bakal mempercepat pelarian investor ke tempat yang aman pada akhir pekan.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 6,20 dolar AS atau 0,37 persen, menjadi ditutup pada 1.683,50 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran tertinggi 1.689,90 dolar AS dan terendah 1.661,90 dolar AS. Harga emas tergelincir 2,6 persen untuk minggu ini.

Harga emas berjangka anjlok 31,8 dolar AS atau 1,86 persen menjadi 1.677,30 dolar AS pada Kamis (15/9/2022), setelah jatuh 8,30 dolar AS atau 0,48 persen menjadi 1.709,10 dolar AS pada Rabu (14/9/2022), dan merosot 23,2 dolar AS atau 1,33 persen menjadi 1.717,40 dolar AS pada Selasa (13/9/2022).

Baca juga
Dolar AS Menari di Atas Penderitaan Harga Emas

Emas menemukan dukungan tambahan karena pembacaan awal September dari indeks sentimen konsumen Universitas Michigan (UM) berada di 59,5, naik dari 58,2 pada Agustus.

Sementara itu, pembacaan survei UM tentang ekspektasi inflasi satu tahun turun menjadi 4,6 persen pada September dari 4,8 persen pada Agustus, terendah sejak September 2021. Prospek inflasi lima tahun turun menjadi 2,8 persen, jatuh di bawah kisaran 2,9 persen menjadi 3,1 persen untuk pertama kalinya sejak Juli 2021.

Pasar emas juga melihat beberapa pemburu barang murah karena harga terlalu murah (oversold), menurut analis pasar.
Namun para analis telah memperingatkan akan lebih banyak kerugian dalam emas setelah tergelincir di bawah level psikologis 1.700 dolar AS, level support utama – awal pekan ini.

Baca juga
IHSG di Zona Hijau, Waspadai Profit Taking di Saham-saham Batu Bara

Para investor menunggu pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve minggu depan dan keputusan kenaikan suku bunga. Ekspektasi kenaikan suku bunga setidaknya 75 basis poin oleh The Fed meroket setelah inflasi AS menunjukkan sedikit tanda-tanda pendinginan pada Agustus.

Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 11,2 sen atau 0,58 persen, menjadi ditutup pada 19,381 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 2,70 dolar AS atau 0,30 persen, menjadi ditutup pada 901 dolar AS per ounce.

 

Tinggalkan Komentar