Rabu, 28 September 2022
02 Rabi'ul Awwal 1444

Empat Saham Disodorkan saat Laju IHSG Berpeluang Variatif Naik

Rabu, 02 Feb 2022 - 04:52 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
IHSG Berpeluang Variatif Naik - inilah.com
Secara teknikal, analis memperkirakan indeks akan berada dalam kisaran support 6.530 dan resistance 6.754. Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Pada perdagangan Rabu (2/2/2022), laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak mixed cenderung menguat. Secara teknikal, analis memperkirakan indeks akan berada dalam kisaran support 6.530 dan resistance 6.754. Empat saham mendapat rekomendasi positif. Apa saja?

IHSG ditutup melemah sebesar -14,26 poin (-0.22%) menuju level 6.631,15 pada perdagangan hari Senin (31/1/2022). Sepanjang perdagangan tersebut, tercatat ada 292 saham menguat, 242 saham menurun, dan 152 saham ditutup tidak mengalami perubahan harga.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, IHSG melamah setelah menutup gap pada 6.646 adalah kondisi wajar. “Pelemahan IHSG juga karena adanya pekan pendek maka terjadi aksi profit taking,” katanya kepada Inilah.com di Jakarta, Selasa (1/2/2022) sore.

Menurut dia, area pergerakan IHSG masih berada pada kisaran support 6.530 hingga resistance 6.754. “Rabu ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 6.530 hingga 6.754,” ungkap William.

Baca juga
IHSG Parkir Tipis di Zona Hijau Jelang Keputusan The Fed dan BI

Saham-saham Pilihan Panin Sekuritas

Lebih jauh dia menyodorkan beberapa saham pilihannya sebagai bahan pertimbangan para pemodal dalam bertransaksi di bursa saham. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)

Sideways Trend: Mengalami pergerakan sideways pada area 9500 hingga 10400.

Rekomendasi: Buy and hold hanya selama harga mampu bertahan di atas 9.500 dengan target harga di 12.000.

Support: 9500.

Resistance: 10400; 11200; dan 12.000.

  1. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)

Sideways Trend: Mengalami pergerakan sideways pada area 1150 sampai dengan 1270.

Rekomendasi: Buy and hold hanya selama harga mampu bertahan di atas 1150, target harga 1300 sampai dengan 1335.

Baca juga
Rancak Bana! Rendang Payakumbuh Tembus Pasar Jerman

Support: 1150.

Resistance: 1270; 1300; 1335.

  1. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

Resistance Breakout: Menguat menembus resistance pada 2.450 mengakhiri sideways.

Rekomendasi: Buy di kisaran 2.450 sampai dengan 2.500, target harga 2.660, dan stop loss di bawah 2.290.

Support: 2.450 dan 2.290.

Resistance: 2.600, 2660, dan 2.840.

  1. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)

Chart Pattern: Membentuk pola falling wedge yang merupakan pola bullish, dengan neckline pada 1.025.

Rekomendasi: Buy on breakout 1.025, target harga 1.085 sampai dengan 1.100, stop loss di bawah 970.

Support: 1.000, 970, dan 940.

Resistance: 1.025, 1.085 dan 1.100.

Baca juga
Usai Terinfeksi COVID-19 Belum Tentu Terdiagnosa Reumatik Autoimun

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

 

 

Tinggalkan Komentar