https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   10 September 2021 - 18:31 wib

Makan Soto Cukup Bayar dengan Doa

Empati
berita-headline

(ist)

Kondisi keprihatinan terhadap warga yang terdampak pandemi membuat sebuah salon kecantikan di kota Blitar mendirikan lapak soto gratis. Di tempat ini, warga dapat menikmati soto sepuasnya hanya dengan membayar dengan doa.

Seperti dilansir dalam tayangan akun Youtube KompasTV, diketahui Lebih dari 1 tahun pandemi corona berlangsung, hal itu berdampak pada kesulitan ekonomi yang dialami warga kota Blitar. Bahkan tidak sedikit warga merasakan sulitnya mencari makan.

Berangkat dari situlah, salah satu salon kecantikan di Kota Blitar berinisiatif mendirikan lapak soto gratis. Di tempat ini, warga dapat menikmati soto sepuasnya tanpa dipungut biaya.

Lapak soto gratis yang terletak di jalan Sumatera kota Blitar ini buka setiap hari Senin, Kamis dan Jumat. Setiap harinya, di lapak ini ada 50 hingga 100 porsi soto yang dibagikan kepada warga. Mereka yang menikmati soto di tempat ini hanya diminta memanjatkan doa agar kondisi pandemi segera berlalu.

Meski omzet pendapatan salon kecantikan menurun, namun tidak menghalangi niat sang pemilik untuk bersedekah. Baginya, meringankan beban warga di masa pandemi, jauh lebih penting daripada mengejar peningkatan omzet salon kecantikannya.

Meski gratis, namun kualitas rasa soto tersebut, masih sama pada umumnya. Sang pemilik juga tidak mengurangi jumlah porsi nasi maupun topingan ayam. Bahkan warga dapat minta tambah ayam atau nasi, jika mereka mau. Semua gratis tanpa dipungut biaya apapun.

Saling tolong menolong di masa pandemi, memang seharusnya terus dilakukan. Karena dengan hal tersebut, kesulitan ekonomi yang dialami sebagian warga dapat berkurang.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Empati

70% Harta Pejabat Naik, Nenek Ini Justru Ikhlas Relakan Hartanya

Ketika 70% pejabat kita hartanya naik, ada sosok luar biasa dengan kebaikan hatinya melakukan per
berita-headline

Empati

Peduli Kesehatan 100 Anak, Sinergi WOM-BAZNAS Gelar Khitanan Massal

Sebagai bentuk tanggung jawab social perusahaan khususnya dalam bidang Kesehatan, PT Wahana Ottom
berita-headline

Empati

Cerita Nenek Mirha Hidup Mandiri di Bilik Reyot yang Mau Ambruk

Nenek Mirha sudah berusia 75 tahun. Beliau kini tinggal sendiri, dan menempati bilik rumahnya yan
berita-headline

Kanal

Harapan untuk Naufan

Saya tidak mengenal siapa Naufan Fadhil. Belum pernah bertemu. Tetapi Naufan mondok di pesantren
berita-headline

Kanal

Inilah Jurnalisme Solusi, Naufan Punya Harapan Lagi

Minggu lalu, tepatnya 30 Agustus 2021, saya mendapatkan kabar seorang santri di Garut y