https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

artikel   17 August 2021 - 11:19 wib

Puluhan Artis Galang Dana untuk Pekerja Seni Terdampak Pandemi

Sejak covid-19 melanda Indonesia, dunia hiburan seakan sepi dari kegiatan. Termasuk gelaran konser dan aktifitas kreatif lain.

Dalam sebuah gelaran konser sangat melibatkan banyak orang. Mulai dari vendor, kru, hingga para musisi yang terlibat.

Pandemi memiliki dampak yang sangat hebat untuk dunia hiburan tanah air.

Mereka yang bergantung hidup dari kegiatan panggung hiburan harus banting stir untuk tetap bertahap hidup.

Berdasarkan hasil pendataan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sudah ada 226.586 seniman dan pekerja kreatif yang terdampak pandemi Covid-19. Mereka tersebar di 34 provinsi.

Ribuan para tulang punggung keluarga yang terlibat dalam kegiatan hiburan kehilangan pekerjaannya.

Untuk Indonesia hadir dalam menggalang dana membantu para pekerja seni yang terdampak covid-19.

Mereka yang terlibat antara lain Andra Ramadhan, Andmesh Kamaleng, Anneth, Sara Fajira, Cella Kotak, Dewa Budjana, Sun D, Petrus Mahendra, Febri Yoga, Ray Prasetya, Shadu Rasidji, Alam Urbach, Jerricoev, Chintya Gabriella, Rayendra Sunito dan Teuku Ryzki. Donasi yang dikumpulkan melalui laman kitabisa berupa uang tunai.

Ini dianggap sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para keluarga pekerja kreatif harian atau biasa disebut juga crew.

Puluhan musisi tersebut membuat sebuah lagu Untuk Indonesia yang liriknya ditulis oleh musisi muda Artha Meris Shombolon, Jerricoev, Hakim Mulahela, dan Trias, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap semangat dan bangkit dalam kondisi saat ini dengan saling bantu dan support antar sesama.

"Lagu ini kita tulis bareng-bareng, karena kita tau kondisi efek pandemi itu seperti apa, liriknya tentunya mengajak kita tetap semangat dan bangkit bersama dengan selalu saling support antar semuanya," ungkap Jerricoev selaku produser musik.

Hasil karya tersebut nantinya juga akan didonasikan untuk para pekerja seni yang terdampak.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Empati

Tak Lagi Bisa Mengajar, Founder Bule Mengajar Kini Terbaring Lemas

Lia Andarina Grasia kini tidak lagi aktif mengajar di Bule Mengajar. Lia dikenal sebagai s
berita-headline

Empati

Potret Nenek Fatwa, 20 Tahun Berjuang Lawan Kanker Tenggorokan

Jika dilihat pada data, kanker tenggorokan banyak dialami para pria. Persentasenya sekitar 70 per
berita-headline

Empati

Perlu Gerak Bersama, Lindungi Anak Yatim Piatu

Pandemi Covid-19 telah membawa duka yang sepertinya tak berkesudahan. Lebih dari seribu orang m